Dirut Bank Maluku Malut Tersangka

No comment 100 views

Ambon, ambontoday.com – Dirut PT Bank Maluku Ma­luku Utara, Arief Burhanudin Waliulu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dia ditetapkan tersangka dalam kasus Lakalantas yang terjadi diruas Jalan Ir. M Putuhena, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, tepatnya di depan Fakultas Tekhnik, Sabtu (28/12/2019).

Tersangka Arief Burhanudin diduga mengkonsumsi narkoba, sehinga me­nabrak pengendara sepeda motor bersama boncengannya hingga mengakibatkan boncengan Aisah meninggal dan pengendra mengalami luka parah dan hingga kini masih dirawat dirimah sakit Bhayangkara Tantui Ambon.

Akibat peristiwa itu, Waliulu kini ditahan di Rutan Polresta Ambon.
“Sudah ditetapkan tersangka dan sudah ditahan,”singkat Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, saat ditanya Wartawan, usai menghadiri, rilis akhir Tahun yang berlangsung di Polda Maluku, Selasa (31/12/2019).

Sebelumnya, Kasubbag Humas Polresta Pu­lau Ambon dan Pulau-pulau Lea­se, Iptu Julkisno Kaisupy kepada wartawan mengaku tidak mengetahui bahwa tersangka adalah Dirut BPDM.

“Kita tidak tahu bahwa pelaku adalah Dirut BPDM, karena nama yang tertera di kartu identitas hanya nama itu (Arief Burhanudin). Tapi siapapun itu, tetap diproses hukum,”ujar Kaisupy dilingkup Mapolresta Ambon.

Untuk diketahui, berdasarkan kronologis yang didapatkan, bahwa mobil Toyota Fortuner hitam dengan nomor polisi DE 1122 AJ yang dikendarai tersangka melaju dari arah Laha hendak menuju arah Pusat Kota Ambon. Tiba di TKP, tersangka hilang kendali dan menab­rak trotoar yang berada di ruas kiri jalan, hingga mobil keluar badan jalan dan masuk ke lorong sebelah kiri ja­lan kemudian menabrak pengendara sepeda motor yang berboncengan.

Mengakibatkan boncengannya dan sepeda motor masuk ke dalam selokan, sedangkan pengendara sepeda motor terseret mobil hingga mobil berhenti, mengakibatkan pengendara mengalami luka serius dikepala dan tidak sadarkan diri, begitu juga boncengannya.

Melihat kondisi kedua korban maka warga sempat melarikan keduanya ke Rumah Sakit Bahyangkara Tantui guna mendapat pertolongan pertama, namun setibanya di rumah sakit boncengannya meninghal. (AT/lamta)

author