Kadis DPPKB dan Kadis Dukcapil Kota Ambon Sosialisasi KIA di Kampung KB RW 01 Kelurahan Kudamati

Ambontoday.com, Ambon.- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon, Marsela Haurissa didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, Juliana Patty, serta Pembina Lapangan Kampung KB (PLKB) Kelurahan Kudamati, Agnes C Nanlohy, Selasa 29 Januari, hadir bersama warga dalam kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja Kampung KB, RW 01 Kelurahan Kudamati sekaligus sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA).

Mengawali kegiatan pertemuan tersebut, Kepala DPPKB, Juliana Patty menyampaikan, Kampung KB dibentuk bukan asal-asalan melainkan merupakan salah satu program yang merupakan penjabaran dari program Nawacita Presiden Jokowi, dengan maksud membangun manusia Indonesia dari pinggiran, meningkatkan sumber daya manusia serta membangun komunikasi lintas sector.

Dirinya menyampaikan, Kampung KB RW 01 Kelurahan Kudamati ini harus mendapat perhatian serius karena melalui Kampung KB ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar karena banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh Pokja di dalam Kampung KB itu sendiri.

Patty mencontohkan Kampung KB di Waiheru yang saat ini statusnya sudah menjadi Kampung KB Percontohan, dimana masyarakat sangat mendudkung dan punya partisipasi besar untuk melakukan berbagai kegiatan yang diagendakan melalui Pokja sehingga belum lama ini Kampung KB Waiheru mewakili kota Ambon dalam ivent Nasional.

“Kalau tahun kemarin anggaran untuk Kampung KB di Kelurahan memang sangat terbatas, namun tahun 2019 ini, anggaran Kelurahan itu meningkat hampir sama besar dengan Alokasi Dana Desa sehingga Kampung KB akan mendapat perhatian serius.

Bahkan Kementerian BKKBN telah berkomunikasi dengan Kemendagri agar Kampung KB harus mendapat prioritas perhatian sehingga koordinasi antar instansi terkait guna membangun masyarakat di Kampung KB, salah satunya adalah Dinas Pencatatan Sipil yang saat ini kerjasamanya sudah berjalan” jelas Patty.

Dirinya menyampaikan kalau perhatian Dinas Pencatatan Sipil selama ini dalam membangun Kampung KB sangat luar biasa, bahkan Kepala Dinas Capil hampir tidak alpa dalam pertemuan pertemuan Kampung KB, Kalau ada halangan pasti ada saja staf dari Dinas Capil yang dikirim untuk bersama sama.

Dikatakan, melalui Kampung KB ini juga ada program yang mengharuskan anak-anak itu punya Kartu Idenditas Anak, sehingga saat ini kita juga didampingi Ibu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang nanti menjelaskan tentang apa itu Kartu Identitas Anak.

Dirinya berharap, melalui Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB RW 01 nanti dapat merumuskan berbagai program kerja dan kegiatan untuk lebih megefektifkan peran Kampung KB bagi masyarakat.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon, Marsela Haurissa menyampaikan, terkait Kartu Identitas Anak (KIA) ini hanya diberikan kepada anak yang sudah memiliki Akte Kelahiran.

Kartu Identitas Anak ini diberikan kepada anak dari umur 0 -17 tahun, fungsinya sama dengan KTP, hanya saja untuk anak umur 0 – 5 tahun itu kartunya tidak memakai foto, sementara anak umur 5 – 17 taun dia memakai foto tapi belum bisa rekam secara online, jadi foto anak itu nanti dibawa saja oleh orang tua dalam bentuk copyan file di CD atau Flashdisc untuk nanti dimasukan ke Catatan Sipil, nanti saat umu 17 tahun baru anak yang bersangkutan bisa melakukan foto rekaman untuk dibuatkan KTP, jelas Haurissa.

“Untuk mengurus KIA, anak yang bersangkutan harus sudah terdaftar dalam Kartu Keluarga sebagai peduduk kota Ambon dan sudah memiliki Akta Kelahiran wajib mendapat KIA. Tetapi bagi anak yang baru lahir ataupun yang belum membuat Akta Kelahiran, itu orang tua harus mengurus Akta Kelahirannya maka sekaligus program terintegrasi jalan sehingga langsung memperoleh Kartu Keluarga, Akta kelahiran serta KIA,” paparnya.

Dirinya juga mengingatkan warga pentingnya mengurus identitas diri dan itu wajib hukumnya sebagai warga Negara maka setiap orang mesti tercatat secara resmi sebagai penduduk. Untuk bagi yang belum mengurus berbagai identitas diri atau keluarga agar segera mengurusnya.

Sebab, jika hal itu diabaikan atau diacuhkan, maka kedepan saat anak anak akan mengurus kebutuhan mereka dalam rangka pendidikan ataupun mencari pekerjaan maka akan mempersulit mereka lantaran mereka belum tercatat secara resmi.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan sejumlah Akta Kelahiran kepada beberapa anak yang ada dalam kawasan Kampung KB RW 01 Kudamati secara langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Ambon.

Juga penyerahan bantuan bagi pengurus BKB untuk jenjang Lansia dan Anak berupa sejumlah perangkat alat peraga yang diserahkan secara langsung oleh Kepala DPPKB Kota Ambon. (AT008)

author