Mereka Tidak Ingin Dihormati Tapi Dihargai

Ambon, ambontoday.com – Mengabdi bagi Negara khusus Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) selama tujuh belas tahun sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dilupahkan sejenak.

Pengabdian Penina Lodar sebagai ASN sama sekali tidak dihargai oleh Pemerintah KKT, ketika beliau meninggal sama sekali Lodar dilupahkan jasanya selama menjabat sebagai ASN di KKT.

Ungkapan penyesalan ini disampaikan pihak keluarga Argonos Lodar kepada Ambontoday.com di Ambon Rabu (29/01/2020).

“Kami keluarga tidak butuh dihormati oleh Pemda KKT namun anak, orang tua dan saudara kami dihargai pengabdiannya” kesal Lodar.

Ia juga kesal, ketika saudara mereka meninggal tidak ada proses upacara kedinasan dari Pemerintah Daerah (Pemda) KKT.

“Sebelum proses pemakaman saudara kami, sudah kami koordinasi dengan Pemda KKT terkait proses kedinasan sebelum pemakan ke Kepala Bapenda¬† Theo Sabono dan Sekretaris Daera (Sekda) Piterson Rangkoratat, namun samapi proses pemakaman tidak ada upaya dari Pemda KKT untuk upacara kedinasan atau memberi penghormatan terakhir bagi saudara kami yang masih aktif sebagai ASN di Pemda KKT” kata Lodar.

Dikatakan juga, pihak keluarga tidak membutuhkan uang atau apapun namun setidaknya beliau Penina Lodar-red diberi penghormatan terakhir disaat jenasannya dimakamkan.

“Saudara kami hanya dihargai oleh Video call oleh bendahara Bapenda KKT dan rekan kerja sekantornya dengan melihat tubuh kaku dengan senyum terakhir kami keluarga melihatnya” ujar Lodar sambil mencucurkan air mata.

“Kami sangat berterima kasih kepada rekan – rekan kerjanya dan Pemda KKT yang sama sekali tidak menghargai saudara kami” tutup Lodar (AT/Niko)

author