Resmikan Balai Desa Latdalam, Bupati MTB Instruksikan Bahasa Daerah Masuk Kurikulum Belajar Mengajar

Ambontoday. Com, Saumlaki.- Bupati Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Petrus Fatlolon, Rabu 23 Januari 2019 meresmikan alun-alun dan Balai Desa Latdalam. Bupati beserta rombongan tiba di Desa Latdalam dan sambut hangat oleh Pemerintah Desa serta seluruh masyarakat.

Dalam Laporan Pejabat Desa Latdalam, Efraim Lembiombir menyebutkan, pembangunan Alun-alun dan Balai Desa Latdalam sampai proses pengresmiannya menelan biaya sebesar Rp. 500.000.000.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah dan warga Desa Latdalam yang sudah bekerja keras dalam upaya menyelesaikan pembangunan dua gedung tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan warga desa Latdalam yang sudah bekerja keras dalam menyelesaikan kedua bangunan ini walaupun dengan anggaran yang terbatas. Keberadaan bangunan ini kedepannya dapat bermanfaat sebagai asset Desa juga dapat menjadi sarana penunjang pemerintahan di Desa.

Saat ini saya juga selaku Bupati maupun seluruh masyarakat Kabupaten MTB patut berterimakasih kepada Presiden Jokowi yang pada tanggal 22 Januari 2019 sudah menandatangani persetujuan pengusulan nama MTB menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ungkap Fatlolon.

Pada kesempatan itu juga, Fatlolon menyinggung soal perkembangan dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dirinya menginstruksikan agar Bahasa Daerah dimasukan dalam kurikulum belajar mengajar dan itu wajib hukumnya.

“Saya ingin agar bahasa daerah yang ada di daerah ini harus dimasukan dalam kurikulum belajar mengajar dan itu wajib hukumnya mengingat akibat perkembangan arus teknologi dan informasi yang semakin pesat saat ini mulai mengikis keberadaan bahasa daerah di generasi bawah. Untuk itu, wajib setiap siswa di daerah ini terus mempelajari bahasa daerah dalam kurikulum belajar,” tandasnya.

Selain Bahasa Daerah, Bupati juga menyinggung soal budaya daerah yang harus dilestarikan diantaranya, lambang-lambang daerah harus tergambar dalam setiap bangunan pemerintah, begitu juga dengan kerajinan Tenun daerah.

Dirinya juga mengingatkan ASN menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten agar tidak terlibat dalam politik praktis.

Usai memberikan sambutan, Bupati menandatangani prasasti, dan pengguntingan pita yang dilakukan Ketua DPRD, F. Limber. Acara dilanjutkan dengan Bakar Batu dan makan bersama warga. (MS)

author