Assagaff Lepas Peserta Pawai Ta’Aruf Tanwil Muhammadiyah

Ambon, Ambontoday.com – Guna Mengawali dan Mensukseskan pelaksanaan Tanwir Muhammadiyah Tahun 2017, Pemerintah Provinsi Maluku bersama dengan Kementerian Agama Provinsi Maluku menggelar kegiatan Pawai Ta’Aruf sebagai moment kebersamaan dan silahturami anatar masyarakat , yang di awali dari Lapangan Merdeka hingga Islamic Center, Kamis (23/02).

Turut hadir dalam kegiatan Pawai Ta’Aruf adalah Ketua Umum DPP Haedar Nashir, Rekan –rekan Forkopinda Maluku dan peserta Pawai Ta’Aruf.

Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pawai ta’aruf merupakan bentuk perkenalan diri dan budaya masing-masing daerah kepada masyarakat.

“Kita dapat menyaksikan khazanah keragaman budaya yang ada di Indonesia lewat pawai ta’aruf,” ungkap Assagaff

Daikuinya, dengan kegiatan pawai ta’aruf ini dapat menumbuh kembangkan sikap kebhinekakaan masyarakat sebagai bangsa yang besar, sehingga lebih memahami secara dekat dan mendalam fakta bangsa Indonesia.

“Sikap kebhinekaan dapat diterapkan dalam hidup yang saling memahami, menghargai, menghormati, mencintai, membanggakan, menopang dan menghidup,” papar Assagaff

Menurutnya, hal yang menarik dalam tradisi di Maluku adalah Pawai Ta’Aruf yang merupakan kebersamaan dari semua agama untuk mengikuti kegiatan tersebut, sehingga tidak ada perbedaan antara suku, ras dan agama. Oleh karena itu, semua masayrakat yang ada di Kota Ambon dan diluar Kota Ambon ikut menyaksikan berpartisipasi dalam pawai Ta’Aruf tersebut.

“Khusus kepada rombongan peserta Pawai Ta’aruf untuk berhati-hati dan tertib dalam pelaksanaan pawai, meskipun jalur-jalur yang akan dilalui sudah diatur oleh petugas,” pinta Assagaff.

Dia berharap, para peserta saling menjaga dan mengutamakan keselamatan, sehingga pawai ta’aruf benar-benar dapat menyajikan sebuah event seni, religi dan budaya yang monumental dan bermanfaat untuk pembangunan martabat dan keadaan bangsa ini kedepan.

“Saya juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat Maluku yang ada di kota Ambon ini, marilah kita menyambut dan menyaksikan pawai ini dengan tertib. Hindari desak-desakan yang berlebihan yang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak kita ingin bersama.” tutup Assagaff. (AT-009)

author