Jelang Hari Gizi, Masyarakat Diimbau Banyak Makan Sayuran dan Buah

Ambontoday.com. Ambon.- Masyarakat Maluku diminta untuk mengkonsumsi makanan bergizi seimbang. Makanan bergizi seimbang ini tidak perlu yang mahal atau mewah, karena daerah Maluku memiliki kekayaan alam melimpah sehingga untuk memperoleh makanan bergizi tak perlu mengeluarkan banyak uang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Dr.M.Pontoh,M.kes menyongsong hari Gizi Nasional 28 Februari 2017 kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (21/2).

Menurutnya, terkait keterpenuhan gizi masyarakat sebenanrnya hal itu bukan semata tanggungjawab Dinas Kesehatan, tetapi ada sejumlah instansi terkait lainnya.

Berbicara tentang gizi masyarakat, sebenarnya di daerah Maluku tidak begitu rentan dengan kasus kekurangan gizi dikarenakan sumber daya alam yang melimpah.

“Di Maluku ini sebenarnya tidak begitu rentan dengan kasus kekurangan gizi di masyarakat dikarenakan sumber daya alam yang melimpah. Selain itu, masyarakat juga tidak perlu gengsi- gengsian mengkonsumsi makanan yang kandungan gizinya seimbang,” papar Pontoh.

Dirinya mencontohkan, di Maluku rata-rata orang suka mengkonsumsi ikan dan kalau berbicara pasokan ikan di Maluku tentu hal itu tidak diragukan lagi. Sementara untuk memperoleh sayur dan buah sebenarnya tak perlu mengeluarkan uang untuk membelinya, cukup dengan memanfaatkan lahan di sekitar pekarangan rumah masyarakat bisa menanam sayur maupun buah.

Masyarakat juga tak harus mengkonsumsi nasi setiap hari, harus diselingi dengan umbi-umbian dan lainnya, ujarnya.

“Coba kalau masyarakat mau rajin tentu tidak akan susah memperoleh makan bergizi. Contoh saja, batang singkong jika dipotong-potong dan ditanam di halaman rumah tentu dalam beberapa bulan sudah bisa dipanen dan dikonsumsi. Itu menandakan betapa mudah dan murahnya memperoleh makanan bergizi di maluku. Tak perlu yang mahal seperti ayam kentucky, dunking donats atau yang lainnya,” papar Kadis Kesehatan.

Untuk itu, pola hidup masyarakat khususnya dalam mengkonsumsi makanan juga turut mempengaruhi ketersediaan asupan gizi bagi setiap individu. Karena makanan yang bergizi itu bukan makanan yang mahal dan mewah. (AT-008)

author