Pemkot Ambon Gelar Pengeloaan Sampah 3R Skala Kota

Ambon, Ambontoday.com – Untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat Indonesia mulai dari pribadi, komunitas, hingga bangsa dalam mengelola sampah sebagai upaya mewujudkan Indonesia bersih 2020, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon menggelar kegiatan sosialisasi perda No.11 Tahun 2015 terkait dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang berlangsung di Lantai II Balai Kota Ambon, Selasa (21/02).

Sambutan Penjabat Walikota Ambon Ir. Frans J Papilaya yang dibacakan oleh Sekertaris Kota Ambon A.G.Latuheru mengatakan, UU No.18 Tahun 2008 disebutkan sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia ataupun proses alam yang berbentuk padat atau semi padat , bersifat terurai atau tidak terurai dan dianggap tidak berguna sehingga dibuang di lingkungan.

“Sampah telah menjadi masalah sosial di masyarakat dan penanganannya telah menjadi permaslahan serius yang dihadapi oleh semua pihak, baik masyarakat dan pemerintah di Kota Ambon,” pungkas Latuheru.

Diakuinya, rata-rata sampah yang dihasilkan oleh Kota Ambon adalah kurang lebih 210.66 ton perhari.

“Rata-rata sampah tersebar dari gunung, sungai, kota, pantai sampai ke laut,” kata Latuheru.

Untuk itu, Pemerintah Kota Ambon telah mengembangkan pola pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat mengurangi volume sampah ketempat pembuangan akhir.

“Dengan pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat secara mandiri dapat meningkatkan kehidupan ekonomiblebih baik,” harap Latuheru.

Lanjut Latuheru, Kota Ambon telah memiliki 8 Bank Sampah dan 7 rumah kompos serta instalasi pengolahan sampah 3R skala Kota.

“Ketersedian Bank sampah dan rumah kompos sangat mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” terang Latuheru.

Hal ini, perlu diakui karena pengelolaan sampah berbasis masyarakat sangat terbatas karena tingkat kesadaran dan keinginan masyarakat untuk mengelola sampah keluarga secara mandiri sangat rendah.

Oleh karena itu, kegiatan ini dapat mengedepankan paradigma 3R secara langsung untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui penjualan produk daur ulang sampah. Maka denga itu, Pemerintah Kota Ambon telah menerbitkan Peraturan Daerah No.11 Tahun 2015 tentang pengelolaan sampah.

“Penanganan sampah oleh Pemerintah Kota Ambon dan masyarakatnya telah mendapat apresiasi dari Pemerintah RI melalui penganugerahan piala dan Plakat adipura yang diperoleh Kota Ambob dalam kurung waktu lima tahun terakhir,” tutup Latuheru. (AT-009)

author