Rakor Bersama Forkopinda dan RT/RW Se-Kota Ambon Terkait Pemantapan Pilkada

Ambon, Ambontoday.com – Dalam rangka pelaksanaan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Ambon 15 Februari 2017. Penjabat Walikota Ambon, Frans Papilaya menyatakan terima kasih kepada Camat, Lurah, Raja, RT/RW se- Kota Ambon atas kerjasama dengan pemerintah kota Ambon bersama Komisi Pemilihan Umum dalam tahapan-tahapan Pilkada dalam berjalan dengan aman, nyaman dan lancar tanpa hambatan.

“Saya yakin semua masyarakat Kota Ambon akan memberikan dukungan yang penuhvdan berpartisipasi dalam mensukseskan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Ambon,” ungkap Papilaya

Papilaya berharap, di minggu tenang ini. Marilah kita merenung dan mempersiapkan diri untuk dapat melaksanakan pencoblosan dengan baik, benar dan jujur.

Oleh karena itu, lanjut Papilaya meminta kepada seluruh aparat pemerintah di Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat yang sudah memiliki hak pilih agar melaksanakan pemilihan di TPS. Sebab, salah satu indikator Pemilu yang berkualitas adalah jumlah partisipasi pemilih.

Sementara itu, Ketua Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, Marthinus Kainama mengatakan, sudah 95 persen kesiapan dalam Pilkada di Kota Ambon.

Dikatakan, pada tanggal 12 Februari akan dilaksankan pembagian Formulir C6 sebagai undangan pada hari pencoblosan.

Diharapkan, menjelang pemilihan nanti para Raja, RT/RW dapat memperhatikan masyarakatnya agar menjaga kondisi yang aman sehingga hal tersebut tidak dipolitisi oleh salah satu pasangan calon.

Dilanjutkan oleh Kapolres Pulau Ambon dan PP Leasa AKBP Harold Huwae menambahkan, terkait dengan pengamanan telah disiapkan 555 personil gabungan TNI/POLRI untuk mengamankan jalannya pilkada.

“Tidak semua TPS ada anggota keamanan karena ada beberapa kategori yang dipilah yakni terdapat TPS aman, TPS rawan 1 dan TPS rawan 2, hal ini sudah sesuai dengan standar,” ungkap Huwae.

Diakui, Terdapat 13 TPS rawan di Kota Ambon. Maka, akan dikirim dua orang personil pada TPS tersebut. Selain itu, terdapat linmas juga yang akan dilibatkan sebanyak 1355 orang untuk membantu untuk mengamankan berjalannya pilkada.

Selain itu, akan ditambahkan peleton penindak apabila terjadi anarkis pada TPS-TPS. Maka, dilibatkan 8 peleton Brimob. (AT-009)

author