SMPN 6 Siapkan 3 Titik Jaringan Internet Untuk UNBK

Ambontoday.com, Ambon.- SMP Negeri 6 Ambon adalah salah satu dari 3 Sekolah yang sejak tahun kemarin melaksanakan Ujian Nasional tingkat SMP berbasis Komputer, selain SMP Negeri 3 Ambon dan SMP Lantera.

Untuk itu, menjelang pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2017 nanti, SMP Negeri 6 Ambon sudah melakukan persiapan sejak bulan Oktober 2016, bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melaksanakan satu kegiatan besar yakni bedah SKL UN 2016/2017.

Kegiatan tersebut adalah pelatihan bagi para guru mata pelajaran Ujian Nasional dimana mereka dilatih dalam membaca kisi-kisi yang sudah diturunkan oleh BSNP, sekaligus melatih guru untuk menyusun prediksi soal UN yang baik.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Ambon, yang juga Ketua MKKS (Majelis Kerja Kepala Sekolah), Drs. J. Mahulette,M.MPd kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat (24/2).

Dijelaskan, setelah kegiatan bedah LKS selesai, pada bulan November pihak sekolah mulai melakukan bimbingan belajar (Bimbel) bagi para siswa peserta UN.

Bimbel tersebut bertujuan untuk mengajar siswa serta mempertegas materi-materi kepada siswa khususnya mata pelajaran UN.

Dari bedah soal dan bimbel yang dilaksanakan tersebut pihak sekolah berupaya untuk membuat soal Tri Out yang akan dilaksanakan selama dua kali.

Untuk tri Out pertama, kata Mahulette, soal-soal dibuat dari hasil bedah SKL sedangkan yang kedua  dipercayakan untuk guru di masing-masing sekolah.

“Untuk SMP Negeri 6 Ambon sudah dilaksanakan Tri Out pertama berbasis computer bagi 412 siswa peserta UN, sementara Tri Out kedua akan dilaksanakan pertengahan bulan Maret 2017 juga berbasis komputer, dan akhir Maret akan dilaksanakan Ujian sekolah yang juga berbasis komputer,” papar Kepsek.

Sementara terkait fasilitas Komputer dalam menghadapi UNBK,  SMP Negeri 6 Ambon sudah mempersiapkan 110 unit komputer, namun itupun masih kurang 27 unit computer dan sementara menunggu usulan bantuan dari Pemerintah kota Ambon melalui dana DAK atau bantuan dari stakeholder atau alumni dan lainnya, jelasnya.

Terkait jaringan internet menurut Mahulette, saat ini sementara dipakai 3 titik internet In The Home. Sedangkan untuk listrik menurutnya pihak sekolah sementara menggunakan aliran listrik dari PLN, tetapi kedepan akan dibangun komunikasi dengan PLN sehingga pada saat pelaksanaan Ujian pihak PLN bisa memberikan bantuan generator supaya tidak bergantung dari jaringan listrik.

Sementara dari hasil tri out pertama yang baru selesai dilakukan, ternyata hasil yang terlihat bahwa nilai tri out pertama di tahun ini lebih baik dari tri out pertama tahun kemarin. Padahal, soal yang dibuat juga dari tahun ke tahun tingkat kesulitannya semakin tinggi namun hasil yang diraih para siswa pada tri out pertama kali ini lebih baik.

Untuk itu, sebagai Kepala Sekolah, Mahulette berharap,  para siswa lebih rajin belajar sehingga nilai yang dicapai di UN lebih baik, walaupun menurut orang kalau UN bukan menentukan nilai kelulusan, namun nilai UN bisa menentukan siswa untuk menuju sekolah yang dituju.

Kepada orang tua dirinya menghimbau agar bisa mengontrol anak-anak karena waktu anak di rumah lebih banyak bersama orang tua dibanding guru di sekolah sehingga nantinya hasil yang dicapai anak-anak lebih baik. (AT-008)

author