Februari 2020, TPT Sebesar 7,02 Persen

Ambon, Ambontoday.com-Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Maluku mengalami peningkatan dari 6,91 persen pada Februari 2019 menjadi 7,02 persen pada Februari 2020.

“Jumlah penganggur pada Februari 2020 di Maluku tercatat sebanyak 52.710 orang mengalami penurunan sebanyak 111 orang atau sebesar 0,21 persen dibandingkan keadaan Februari 2019 tercatat sebanyak 52.821 orang,” kata Kepala Bidang Statistik Sosial di BPS Maluku, Yusuf Tatar Mangraksa kepada media di Ambon lewat rilis yang diterima, Selasa (5/5/2020).

Menurutnya, secara umum struktur ketenagakerjaan Maluku pada Februari 2020 mengalami perubahan bila dibandingkan keadaan setahun lalu. Dimana, jumlah angkatan kerja di Maluku tercatat sebanyak 750.634 orang, berkurang sebanyak 14.395 orang atau terjadi penurunan angkatan kerja sebesar 1,87 persen.

Sementara, Ia berkata, jumlah penduduk yang bekerja di Maluku pada Februari 2020 sebanyak 697.924 orang, berkurang sebanyak 14.194 orang dibanding keadaan Februari 2019 yang tercatat sebanyak 712.118 orang.

“Jumlah orang yang bekerja dalam satu tahun terakhir mengalami penurunan sebesar 1,99 persen,” jelasnya.

Ia mengakui, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)
di Maluku juga turut mengalami penurunan. TPAK pada
Februari 2020 tercatat sebesar 60,81persen, turun 2,31persen poin di
banding setahun yang lalu.

“Berdasarkan jenis kelamin, terdapat perbedaan TPAK antara laki
-laki dan perempuan. Pada Februari 2020, TPAK laki
-laki sebesar 73,32persen, sementara TPAK perempuan hanya 48,27
persen. Jika dibanding kondisi setahun yang lalu, TPAK perempuan mengalami
penurunan sebesar 1persen poin sementara TPAK laki-laki mengalami penurunan sebesar
3.61 persen,” tuturnya.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah indikator yang dapat digunakan untuk
mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar
kerja. Jika dilihat berdasarkan wilayah, TPT di perkotaan cenderung lebih tinggi diba
nding TPT di perdesaan.

“Pada Februari 2020, TPT di perkotaan sebesar 10,49 persen, sedangkan TPT di
perdesaan sebesar 4,41persen. Dibanding setahun yang lalu, terjadi
peningkatan tingkat pengangguran di perkotaan dan di pedesaan yaitu di perkotaan naik
sebesar 0,12 persen poin, sementara itu di perdesaan naik sebesar 0,09
persen,” tuturnya. (AT-009)

author