Gubernur Serahkan 12 Tenaga Kedokteran ke Kabupaten Malra

Ambon, ambontoday,com -Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dengan resmi menyerahkan tenaga kedokteran angkatan pertama Universitas Pattimura Ambon kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku lantai VII. Senin (17-7-2017)

Gubernur Maluku IR. Said Assagaff dalam sambutannya menyatakan bangga, dan berikan apresiasi atas kehadiran mantan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu karena dapat menyaksikan sendiri lulusan kodekteran angkatan pertama Universitas Pattimura.

“Kita tahu betul kebutuhan tenaga Dokter di Maluku besar, dalam data-data yang ada meskinya 100 ribu penduduk harus dilayani oleh 40 dokter umum, tetapi di Maluku baru ada 12 dokter umum yang melayani 100 penduduk di Maluku,” ungkap assagaff dalam sambutannya

Gubernur berharap, dengan kehadiran RS Siloam dan juga RS Umum yang berpusat di kawasan Poka Rumah tiga, dapat melahirkan tenaga-tenaga doktet yang baru, serta masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang tambah meningkat.

Assagaff Ingin menjadikan kawasan Poka Rumah tiga menjadi kawasan Kesehatan serta Pendidikan, dan akan menggoyang keras tiga sektor diantaranya, Pendidikan, Kesehatan serta Pariwisata.

Saaid juga memberikan apresiasi terhadapt Bupati Maluku Tenggara Andre Rentanubun, karena untuk pertama kalinya sudah bisa meminta para dokter untuk bertugas di Maluku Tenggara, said pun meyakinkan dokter-dokter yang akan bertugas di dengan tenggara agar jangan takut serta selalu semangat untul melayani masyarakat di sana.

Sehubungan dengan ini Bupati Maluku Tenggara Andre Rentanubun angkat bicara bahwa persiapan anggara kepada dokter-dokter yang akan bertugas di Maluku Tenggara sudah siap, kami menerima 12 tenaga dokter dan masing -masing dari mereka memiliki tunjangan dan intensif yang berbeda untuk lokasi yang berbeda.

Andre mengatakan bahwa tenaga yang ada ini sebenarnya masih kurang, karena yang dibutuhkan tenaga dokter di Malra kurang lebih 40 tenaga bahka melebih 40 pun tidak menjadi persoalan.

Lanjut andre di Maluku Tenggara sudah ada Rumah Sakit yang telah di akreditas dari tope C ke tipe B, mudah-mudahan kita terus menjaga akreditas tipe B ini untuk terus berjalan.

“Dengan kurangnya tenaga dokter Maluku Tenggara hal tersebut mendorong Pemrintah Daerah untuk tahun 2017 dapat menganggarkan pembiayaan dokter-dokter umum yang akan ditempatkan di seluruh puskesmas di Maluku Tenggara,”Tutur Andre. (AT-011)

author