Bahas PJAS, BPOM Ambon Gelar Bimtek

No comment 122 views

AMBON, Ambontoday.com- Guna membahas keamanan Pangan Jajajan Anak Sekolah (PJAS), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Cabang Ambon menggelar Bimbinangan Teknis (Bimtek) seluruh sekolah se-kota Ambon, yang berlangsung di Hotel Santika-Ambon, Rabu (17/7/2019).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Ambon, Mien Tupamahu, Sekertaris Dinas Pendidkan Kota Ambon, Kepala BPOM Cabang Ambon, Hariani, dan perwakilan dari sekolah SD, SMP, SMA dan Madrasah se-Kota Ambon.

Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Ambon, Mien Tupamahu mengatakan, PJAS merupakan salah satu gerakan untuk meningkatkan pangan jajan anak sekolah yang aman, bermutu dan bergizi melalui partispasi aktif dan terpadu dari seluruh kemanterian, lembaga baik tingkat pusat maupun daerah serta pemberdayaan komunitas sekolah.

“PJAS menuntut kemandirian sekolah termasuk guru dan orang tua murid dalam pengawasan jajan anak sekolah di lingkungan sekolah masing-masing,” katanya.

Ia mengakui, PJAS selaras dengan program Gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yaitu konsumsi pangan sehat. Untuk mensinergikan program PJAS dengan Germas serta program pemberdayaan sekolah dari kementerian atau lembaga baik di tingkat pusat maupun daerah seperti program piagam bintang keamanan pangan kantin sekolah, program live sehat kantin sekolah, program bantuan kantin sehat, program UKS Madrasah, sekolah ramah anak, sekolah adiwiyata, maka diperlukan sinergitas baik data maupun intervensi yaang akan dilakukan sehingga terintegrasi dan tidak overlating.

Selain itu, adapaun sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan sekolah dapat diwujudkan dengan penyediaan pangan yang akan dikonsumsi komunitas sekolah dalam kondisi aman dan bermutu dan bergizi.

“Pangan yang dikonsumsi komunitas sekolah yang berupa pangan jajajan yang tersedia dilingkungan sekolah maupun pangan jajajan yang berada di luar lingkungan sekolah,” ucapnya.

Menurutnya, pangan yang berdar saat ini termasuk pangan yang dijajakan di kantin sekolah merupakan pangan yang dihasilkan oleh industri pangan termasuk industri rumah tangga (ITRB), dan pangan yang dihasilkan oleh jasa boga yang disebut pangan siap saji.

“Keamanan dan mutu pangan yang bererdar di lingkungan sekolah, tingkat pengetahuan dan pengelola kantin sekolah, dan panjajah pangan yang ada disekitar serta pengawasan dan pembinaan aktif bersalal dari OPD terkait,” akuinya.

Semenatara itu, Kepala BPOM Ambon, Hariani kepada awak media mengakui, kegiatan Bimtek ini merupakan lanjutan dari pada pengawasan takjil di bulan Ramadhan kemarin.

Selain itu, pihaknya juga telah membicarakan secara intens dengan pihak Pmerintah Kota Ambon untuk secara bersama-sama memback-up semua jajajan sekolah di kota Ambon.

Ia melanjutkan, kegiatan ini diperuntukan oleh Kepala sekolah di Ambon dan guru-guru pengelola kantin sekolah, yang terdiri dari 400 orang dibagi pada dua hari kegiatan.

“Mudah-mudahan kegiatan Bimtek ini dan informasi terkait jajajan anak sekolah bisa dibawa pulang oleh kepsek dan guru-guru untuk disosialisasikan ke anak-anak pada sekolah masing-masing,” harapnya. (AT-009)

author