Juni, Ambon dan Tual Inflasi

No comment 67 views

Ambon, Ambontoday.com-
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, pada bulan Juni Kota Ambon dan Tual mengalami inflasi.

Kepala Bidang Statistik dan Distribusi Jesicca Pupella mengatakan, pada bulan Juni terjadi inflasi di Kota Ambon 0,42 persen akibat terjadinya kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 133,89 pada Mei menjadi 134,45 pada Juni.

“Inflasi tahun kalender Kota Ambon pada bulan Juni 3,24 persen dan tahun ke tahun 4,01 persen ,”jelas Pupella kepada wartawan diruang rapat kantor tersebut, Senin (1/7).

Dijelaskan, inflasi Kota Ambon terjadi karena adanya kenaikan IHK pada empat kelompok pengeluaran yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,90 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,16 persen, kelompok sandang 3,09 persen, dan kelompok kesehatan 0,32 persen. Dan tiga kelompok pengeluaran mengalami deflasi yakni bahan makanan 0,32 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,04 persen, serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,18 persen.

Dikatakan, kenaikan harga yang terjadi pada komoditi-komoditi dalam paket IHK Kota Ambon di bulan Juni memberikan andil terhadap inflasi Kota Ambon 0,901 persen sebaliknya penurunan harga yang terjadi memberikanandil -0,4848 persen.

“Jadi komoditas yang dominan menyumbanh inflasi di Kota Ambon adalah roti manis, kangkung, emas perhiasan, bayam, dan tomat buah. Sedangkan komoditas yang dominan menyumbang deflasi adalah ikan layang, cabai merah, cabai rawit, telepon seluler dan ikan cakalang,”jelasnya.

Sedangkan, untuk Kota Tual pada bulan Juni terjadi juga inflasi 1,15 persen akibat adanya kenaikan IHK dari 159,00 pada Mei menjadi 160,83 pada Juni.

Maka dari itu, inflasi tahun kalender Kota Tual pada Juni 3,24 persen dan inflasi tahun ke tahun 4,99 persen.

“Inflasi di Kota Tual terjadi karena adanya kenaikan IHK pada enam kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan 3,32 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,16 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,21 persen, kelompok sandang 0,01 persen, kelompok kesehatan 0,31 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,17 persen. Sehingga hanya satu kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yakni kelompol transpor, komunikasi, dan jasa keuangam 1,55 persen,”urainya.

Pupella juga mengatakan, kenaikan harga yang terjadi pada komoditi-komoditi dalam paket komoditas IHK Kota Tual di bulan Juni, yang memberikan andil terhadap inflasi Kota Tual 2,0255 persen, sebaliknya penurunan harga yang terjadi memberikan andil -0,8727 persen.

“Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Tual adalah bayam, ikan ekor kuning, daun singkong, ikan kembung, dan enbal gepe. Sedangkan komoditas yang dominan menyumbang deflasi adalah ikan cakalang, angkutan udara, ikan baronang, talas atau keladi, dan bawang merah,”katanya.(AT-009)

author