Perwira Polda Maluku Aniaya Warga Kudamati

KorbanAmbon, ambontoday.com – Perwira Polda Maluku, IPTU Thomas Keliombar akhirnyakhirnyaberurusan dengan satuannya sendiri.
Perwira dengan dua balak di pundaknya itu diaktifkan ke Polda lantaran Maluku menganiaya Oktovianus Jacobis Simatauw (47), salah satu warga Kampung Siwang, Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.
Berdasarkan kronologis yang diceritakan sebelumnya, Margarita Simatauw, kepada Ambontoday.com, di Ambon, Selasa (30/7/2019) kemarin, kejadian penganiayaan berawal saat antrian di ATM BRI, yang bertempat di kawasan Ay. Patty, Kecamatan Sirimau, Ambon, pada Senin (29/7/2019), sekitar pukul 13.39 Wit.
Dimana saat itu, korban yang sedang melakukan transaksi di mesin ATM BRI, tiba tiba dikejutkan dengan kemunculan Sang Perwira dibelakangnya.
Sementara diketahui, masih sekitar 3 atau 4 orang yang mengantri untuk melakukan transaksi.
Keberadaan sang Perwira kemudian ditegur oleh korban dengan mengatakan secara halus “Bos, palang palang, yang dibelakang juga ada antri”.
Namun tidak menerima teguran korban, lantas Keliombar mengatakan “ose seng tau beta sapa” dan langsung menampar korban hingga mengenai pipi dan telinga bagian kiri korban.
“Pas dia (keliombar) tampar, kacamata korban jatuh. Ini kejadian masih didepan mesin ATM. Suami saya tidak membalas, dengan tatapan yang mahal dari suami saya kepada pelaku, kemudian meninggalkan lokasi ATM, setalah suami saya keluar pelaku memukulnya dari belakng dengan gengaman tangannya” jelas isteri korban.
Tindakan penganiayaan Thomas itu, Senin (29/07), korban bersama isterinya melapor ke Mapolda Maluku. Laporan tersebut, tertuang dalam Tanda Bukti Lapor dengan nomor: TBL / 337 / VII / 2019 / MALUKU / SPKT dengan jenis perkara penganiayaan.
Selain melanggar, Thomas juga menerbitkan kode etik selaku anggota Polri ke Propam Polda Maluku, dengan surat tanda penerimaan laporan bernomor: STPL / 79 / VII / 2019 / Yanduan. Yang menerima laporan itu, Brigpol Alberth Lewerissa.
“Suami saya juga sudah divisum di Rumah Sakit Bhayangkara, Tantui.
Saat diminta dari mana korban dan isteri memahami jika ada yang menjadi anggota polisi dan sesuai yang disebutkan di atas, Margarita bertanya apa yang terjadi, apa saja yang terjadi di mana saja, yang dimaksud dengan sakura dan anggota polisi yang diminta tentang siapa yang sebenarnya mengeluarkan.
“Beta tanya, itu sapa, lalu dong bilang itu Thomas Keliombar, dia polisi,” ujar isteri korban. (AT / lamta)

author