Tingkatkan Musik dan Budayanya, Ambon Night Dikenalkan

Jakarta, ambontoday.com – Guna meningkatkan Musik dan Budaya, Malam Ambon dikenalkan kembali ke nasional dan internasional. Ini merupakan salah satu tujuan dari Pemerintah Kota Ambon. Akui Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya di Kementerian Luar Negeri, Kamis Malam.

Ia mengakui, Ambon merupakan kota kecil yang berada di ujung Timur Indonesia tetapi memiliki nama yang besar.

Pasalnya, pada awal abad ke-15 Ambon terkenal sebagai surganya rempah-rempah. Oleh karena itu, para pedagang dari India, Arab dan bangsa-bangsa Eropa serta Ingris, Belanda datang ke Maluku karena harumnya cengkeh dan pala.

“Harumnya cengkeh dan pala kini telah dipindahkan, namun Ambon sebagai kota masih tetap dan terus bergerak. Ambon harus bergerak dan bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia,” paparnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Ambon sadar ada banyak cara untuk membangun Ambon. Salah satu cara yang sudah terbukti adalah membangun dari musik dan pariwisata.

“Musik adalah jati diri dan DNA-nya orang Ambon sehingga menjadi kekuatan utama,” jelas Louhenapessy

Ia berharap, semoga di tahun ini, Ambon harus dinobatkan sebagai kota musik dunia oleh Indonesia. “Di Indonesia ada beberapa tempat yang sangat esotik yaitu Jogya, Bali, Papua, dan Maluku khusus Ambon dan Banda,” ucapnya.

Untuk itu, Lanjut Louhenapessy, lima tahun kedepan Ambon akan menjadi perhatian dunia, karena pusat minyak dan gas Indonesia akan bersumber dari Maluku yang disebut Blok Masela.

Tak hanya itu, ada pula emas, nikel, ikan menjadi potensi dari daerah-daerah di Maluku.

Oleh karena itu, jauh sebelum aksi ini dilaksanakan, Ambon sebagai pintu gerbang dari Maluku, lalu malam ini Ambon kembali memperkenalkan diri melalui musik dan budaya yang disampaikan.

Dari Pantauan Media di Kementerian Luar Negeri, Ambon Nigth memperkenalkan berbagai macam khasnya, seperti Tarian Cakalele, Tarian Bambu Gila, beberapa lagu Ambon yang dinyanyikan oleh pengembang-dialog lokal Ambon.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri, Cecep Herawan mengakui potensi industri kreatif kota Ambon di bidang musik sangatlah besar. Banyak musik kenamaan Indonesia merupakan keturunan Ambon.

“Ini tentunya harus dimanfaatkan oleh warga Ambon untuk peningkatan ekonomi kota Ambon,” ungkapnya.

Ia berharap, dari industri musik terjadi ekspansi perekononian di sektor pariwisata, kerajinan lokal, investasi dan industri ekonomi lainnya. (AT / elis)

author