Bukan Ancaman Atau Gertak Sambal, PT. Maluku Membangun Tegaskan Aktivitas Kanwil ATR/BPN Maluku Bakal Lumpuh Total

Ambontoday.con, Ambon.- Kantor ATR/BPN Maluku secara resmi telah memberikan jawaban atas tuntutan PT.Maluku Membangun dalam aksi pendudukan kantor pada 19 Agustus 2019 dan pemblokiran pintu masuk pada 19 Agustus 2018 dalam surat resmi yang dilayangkan Kanwil ATR/BPN Maluku dan diterima PT.Maluku Membangun, Jumat 23 Agustus 2019.

Surat resmi dengan nomor 761/81.MP.01.01/VIII/2019 memuat tentang isi penolakan pihak Kanwil ATR/BPN Maluku atas tuntutan PT. Maluku Membangun yang meminta pengakuan atas kepemilikan 3 persil tanah Eigendom Verponding nomor 986, 987 dan 988 sebagaimana diklaim PT. Maluku Membangun berdasarkan akta kepemilikan.

Anehnya, surat berisi penolakan yang didasarkan atas sejumlah Putusan Pengadilan dan MA yang ditulis tertulis dalam isi surat itu bukannya melampirkan secara detil Putusan Putusan Pengadilan maupun MA agar diketahui secara jelas oleh PT. Maluku Membangun, melainkan pihak Kanwil melampirkan 3 surat masuk PT. Maluku Membangun yang dialamatkan kepada Kanwil ATR/BPN Maluku sebelumnya.

Bahkan, menurut Lutfi Attamimi, Direktur PT. Maluku Membangun, sejumlah Putusan Pengadilan maupun MA yang tertulis dalam isi surat itu sama sekali tidak menyentuh hak hak PT.Maluku Membangun, karena sejumlah putusan tersebut bukan perkara antara PT. Maluku Membangun dengan pihak ATR/BPN melainkan itu perkara lain dengan para pihak yang lain pula.

“Ini menunjukan kepintaran dan kebodohan pihak Kanwil ATR/BPN Maluku untuk menutupi kebenaran dan harga diri mereka yang sudah salah besar. Bahkan dalam beberapa putusan yang didalamnya ada intervensi PT Maluku Membangun itu putusannya NO bukan kalah. Dan itu terjadi saat 3 akta Eigendom Verponding dan dokumen kepemilikan lainnya belum ada secara lengkap ditangan kita.

Tapi setelah seluruh dokumen itu sudah ada ditangan PT. Maluku Membangun saat ini, terdapat 2 kasus perkara sengketa lahan sejumlah pihak yang didalamnya turut melibatkan PT. Maluku Membangun sebagai pemilik sah Eigendom Verponding berdasarkan dokumen kepemilikan baru baru ini, dan putusan pengadilan memenangkan keabsahan dokumen itu,” jelas Attamimi.

Terhadap jawaban pihak Kanwil ATR/BPN ini, dirinya menegaskan, PT. Maluku Membangun akan segera mengambil langkah tegas kedepan guna menuntut pengakuan atas hak kepemilikan atas 3 lahan Eigendom Verponding itu.

“Jawaban Kanwil sama sekali tidak menyentuh hak kepemilikan PT Maluku Membangun. untuk itu saya tegaskan kepada Kanwil ATR/BPN jangan menyesal dengan langkah yang nanti kita lakukan. Langkah dan tindakan yang akan kita ambil kali ini tidak main main lagi dan tidak ada kompromi.

Akan ada tindakan besar yang dibuat PT Maluku Membangun, dan dijamin, aktifitas Kanwil ATR/BPN Maluku akan lumpuh total. Ini bukan ancaman atau gertak sambal, public sudah melihat 2 langkah yang dilakukan PT Maluku Membangun sebelumnya terhadap Kanwil ATR/BPN, dan untuk ketiga kali nanti itu akan luar biasa,” tandas Attamimi.  AT008

author