Himapel Siap Gandeng Pemprov Maluku, Pemkab KKT wujudkan Usaha Mandiri Masyarakat

Ambon, ambontoday.com – Usaha mandiri tenun ikat yang di prakarsai oleh ibu Oca Kesaulia / Subitmele wanita asal Tanimbar kelahiran Selaru Fursui kecamatan Selaru yang mulai beroperasi di kota Ambon dengan Kudamati RT 05 / RW 05.

Dinas Perindisturian dan Perdagangan (Perindag) provinsi Maluku gelar pameran, pada pameran itu ibu Oca juga dilibatkan sebagai peserta pameran dengan disediakan stan khusus untuk beliau.

“Saya senang senang dan bangga menjalankan usaha ini karena saya tahu saya bisa menciptkan lapangan pekerjaan untuk diri saya sendiri dan orang lain, demikian juga status saya sebagai ibu rumah tangga tidak hanya sebatas dirumah untuk mengurusi kebutuhan anak-anak dan anak-anak” yang lebih dari cukup untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari kami “ceritra wanita berdara Duan Lolat ini.

Hasil karya tenun ikat mama Oca seharga, selembar Syal Rp.150.000, Kain jas tenun Rp.850.000, 2 potong di tambah syal di buatkan songket Rp.750.000, penuutup botol & gelas berbahan tenun / lusin Rp.250.000, sepatu wanita dan busana berbahan tenun Rp.350.000, tempat tisu berbahan tenun Rp.250.000.

Mama Oca dari pemerintah daerah KKT untuk kiranya usaha anyaman Tanimbar dapat di lestarikan untuk ibu-ibu rumah tangga agar mereka dapat menerima bantuan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, ini juga harus untuk setiap keluarga agar dapat menyelesaikan sekolah mereka ( Siswa tidak siap untuk memulai pekerjaan kerajinan agar tidak menjadi penganggur. Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemda KKT yang menyukseskan usaha diupayakan sendiri.

“Semoga Pa Gubernur dan Pa Bupati dapat mengakomodir saya dalam program pengembangan berbasis tenun ikat yang ada di Provinsi Maluku bahkan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar” harap mama Oca.

Diwaktu bersamaan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku Kabupaten Kepulauan Tanimbar (HIMAPEL KKT-Ambon) Niko Saulahirwan dipersiapkan dengan senang hati sebagai anak Tanimbar melihat usaha kreatif mama Oca yang berusaha mandiri untuk meningkatkan usahanya sendiri.

“kami Himapel akan berusaha untuk mengundang ini ke Pemda KKT, engingat Visi dan Misi Pa Gubernur dan Pa Bupati tentang mewujudkan masyarakat yang mandiri, kami Himapel sangat optimis terhadap Gubernur dan Bupati pasti akan menerima dan mengakomodir saran dan harapan mama Oca memintanya, karena pa Bupati sedang gencarnya mencari dan Mencanangkan untuk peningkatan usaha berbasis ekonomi “ujar Saulahirwan.

“Harapannya, kiranya ada perhatian khusus dari Pemprov Maluku dan Pemkab KKT, guna menjawab kebutuhan para pengrajin tanun di Maluku” tutup lelaki Urtatan jebolan Fakultas Hukum, Universitas Patimura Ambon ini. (AT / paet)

author