Jauhari Oratmangun Layak Jadi Mentri

No comment 129 views

Ambon, ambontoday.com – Kina semakin hangat perbincangan diseluruh kalanagan mayarakat terkait susunan kabinet Jokowi – Amin, yang nota bene ingin mencari semua putra putri terbaik untuk menemukan semua daerah se-Indonesia.

Provinsi Maluku yang merupakan salah satu provinsi pencetus kemerdekaan Republik Indinesia, seakan melihat sebela mata oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan kecewa ini, disampaikan oleh Niko Saulahirwan Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku (Himapel-Ambon) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Provinsi Maluku kepada ambontoday.com Rabu (7/8/2019) di Ambon.

“Kami yang bertanggung jawab atas kami di Maluku tidak diperhitungkan oleh Pemerintah Pusat (Pempus), Bangsa ini sudah menerima 74 tahun. Kok kami orang Maluku sama sekali direkrut oleh Presiden untuk penempatan posisi Mentri, ini sangat memperbaharui” kata Sahulahirwan.

Dikatakan, terkait Mentri jika direkrut dari Maluku, maka Drs Jauhari pada saat disetujui sebagai Duta Besar luar biasa dan berkuasa Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus. Setelah menyelesaikan tugas sebagai dubes, sekarang diselesaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Isu-isu Strategis.

“Saya kira dengan jabatan – jabatan yang pernah dan sekarang dijabat, sudara kami Jauhari Oratmangun sangat layak untuk ada bergabung dengan kabinet baru Jokowi – Amin, mengingat ektabiliats, kualitas dan kinerjanya sudah terukur untuk bangsa ini” ujar lalaki berdara Duan Lolat Desa Kelobar ini.

Ia sangat berharap kepada Presiden Pa Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’aruf Amin, ketika menyusun kabinet baru membantu kinerja Presiden dan Wapres, dapat mengakomodir Provinsi tertua yang ada di NKRI ini, karena Maluku masih terasa dijajah dinegerinya sendiri, sehingga sangat diharapakan ada keterwakilan orang Maluku dalam kabinet.

“Saya minta tolong kepada Pa Presiden dan Wapres, untuk mengakomodir kami orang Maluku di kabinet baru, karena jujur ​​ya saya harus sampaikan bahwa kami masih merasahkan dijajah dinegeri kami sendiri, semoga kami dapat didengar oleh Pa Presiden dan Wapres” harapnya.

“Saya juga ingin sampaikan itu jika kami dilibatkan pada kabinet baru maka sudara kami Jauhari dan beberapa putra putri terbaik asal Maluku direkrut sebagai mentri” tutup dia. (AT / lamta)

author