Kader Golkar Ingin Latupapua Pimpin DPRD Kota Ambon

Ambon, ambontoday.com – Pasca pemilihan legislatif 17 april 2019 di kota ambon, berdasarkan rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara oleh KPU kota ambon, menghasilkan partai golongan karya baru yang cocok untuk pertama kali dilengkapi dengan 4 kursi dan suara sah terbanyak mengungguli pihak2 lainnya.

Hasil inilah yang kemudian membuat partai beringin ini berhasil menggantikan posisi DPRD kota ambon. Jabatan pertisius dan strategis ini berhasil di rebut dari rifal terberatnya di kota ambon yaitu PDIP.

“Kami bangga, mengkompilasi PDIP selama hampir 20 tahun sejak Pemilu tahun 1999 selalu keluar sebagai pemenang dan memimpin di rumah rakyat belakang soya. Namun demikian, fakta hasil pemilu 2019 kemudian mematahkan mitos bahwa kota ambon adalah basis PDIP. Di bawah kepemimpinan kepemimpinan politisi berkarisma senior Richard Louhenapessy siapa menahkodai DPD II kota Ambon telah berhasil menyetujui dan mengawinkan dua jabatan prestisius dan strategis di kota ini, yaitu pemerintahan tertinggi di eksekutif dan legislatif di kota ambon “kata kader Golkar Yani Tuhumuri.

Dikatakan maraknya eforia kemenangan ini Partai Golkar yg seperti kita tahu bersama selalu diwarnai dengan dinamika partai yg selalu seksi untuk menjadi wacana public karena gejolak – gejolak internal akibat kompetisi antar kelompok dan kader didalamnya. begitu bnyak faksi – faksi di tubuh partai, namun sejarah membuktikan bahwa partai ini selalu piawai dalam mengelola konflik menjadi kekuatan.

Lanjutnya, masih hangat beberapa waktu yg lalu soal fenomena pemecatan 10 ketua DPD II oleh DPD I golkar maluku, sekalipun kemudian di anulir oleh DPP partai golkar, kembali hangat lagi soal kompetisi perebutan posisi ketua DPRD kota ambon. Mulai bermunculan beragam spikulasi baik di kalangan internal maupun di kalangan masyarakat kota ambon.

“Saling mengklaem itu biasalah dalam kompetisi politik, tetapi belum tentu itu benar, Jagan – jangan keputusan DPP nanti lain. Di golkar ini biasalah ada kejutan – kejutan. Publik harus tahu bahwa tepatnya hari sabtu,3 agustus 2019 di Hotel marina, Jl yan paais,soa ema-Ambon, DPD II Golkar kota ambon telah melakukan rapat pleno degan agenda khusus utk menetapkan Calon Pimpinan DPRD kota ambon periode 2019 -2024” ujarnya.

Rapat pleno telah memutuskan 4 nama untuk di usulkan ke DPP partai golkar yg selanjutnya akan di tetapkan salah 1 dari 4 nama ini. Dalam rapat pleno tersebut dihadiri oleh Pengurus DPD I provinsi Maluku yakni Bung Ridwan Marasabessy (wakil ketua bid kaderisasi) dan Bung Onggo Ayal (wakil ketua PP wil kota ambon) serta rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPD II kota ambon Richard Louhenapessy,SH. MH, Dengan berpedoman pada hasil keputusan rapimnas soal Pedoman Pemilihan dan penetapan Pimpinan MPR RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kab /kota Bab III pasal 2 tentang kriteria dan Bab III pasal 6 tentang tatacara pemilihan dan penetapan. Kemudian surat edaran DPP partai golkar nomor: SE-29/GOLKAR/VI/2019 tentang ketentuan rekrutmen calon pimpinan DPRD provinsi dan DPRD kabupaten / kota. Oleh karena itu DPD II golkar kota ambon telah mengambil keputusan yang objektif lewat proses yang konstitusional, Sah, final dan mengikat. Rapat pleno sudah secara objektif, profesional melakukan Uji kompetensi terhadap ke 4 anggota DPRD terpilih.

“Proses musyawarah dalam semangat kekeluargaan, kita nyatakan keempat orang ini layak dan kita tetapkan 4 nama utk dikirim ke DPP, Ada fenomena menarik ketika rapat pleno diselenggarakan. Ibu Ita Latupapua yang sebelum tdk diperhitungkan dlm kompetisi ini ternyata setelah beberapa waktu yg lalu mengejutkan public kota ambon dengan mengalahkan pesaing – pesaing di internal pada semua sdr apil di kota ambon Bahkan incomben Max Pattiapon yg adalah anggota DPRD dua periode, juga menjabat ketua fraksi golkar dan ketua Harian DPD II golkar kota ambon ini dikanfaskan. Kembali dlm rapat pleno kemaren secara mengejutkan mendapat apresiasi dari forum rapat pleno
Mayoritas peserta rapat memberikan dukungan kepada Ita Latupapua, kendatipun belum punya pengalaman menjadi anggota DPRD” bebernya.

lanjutnya,seandainya Kewenangan untuk memutuskan ketua DPRD kota, bukan merupakan hak otoriter DPP, maka pleno tingka DPD I dan DPD II sudah menghasilkan ketua DPRD Kota Ambon, yakni Ibu Ita Latupapua.

“mekanisme partai kita ini kewenangan mutlak untuk penetapannya ada di DPP. sehingga saya percaya dan yakin DPP akan mempertimbangkan berbagai aspek termasuk keinginan dan harapan kader dan simpatisan yang ada di Kota Ambon untuk mengakomidir srikandi jebolan beringin ini untuk memimpin DPRD kota ambon lima tahun ini” bebernya.

“Harapannya, keputusan politik DPP, keputusan siapa yang harus setuju tentang persetujuan, persetujuan sinergisitas, hubungan legislatif dan eksekutif demi kelancaran proses – proses pembangunan di kota Ambon Manise ini, dan siapa yang paling berhak untuk mendapatkan bantuan, bukan pribadi sendiri dan kelompok (AT / lamta)

author