Kdise resmi dipolisikan

No comment 100 views

Saumlaki, ambontoday.com – Kasus dugaan penyelewengan anggaran DD dan ADD oleh mantan Pejabat Kepala Desa Rumasalut Kecamatan Wermaktian Kabupaten KKT tahun 2018 oleh LAMBERTUS D KDISE, SP akhirnya di tindak lanjuti dalam bentuk Laporan Resmi ke Satuan Reskrim Polres MTB oleh Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan ( LP KPK ) Kepulauan Tanimbar.
Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Komisi Cabang LP KPK KKT Jonias W Solmeda, S.Pd saat di jumpai media ini di Kantor Sekretariat LP KPK KKT Jln. Piere Tendean RT 003/ RW 03 Kelurahan Saumlaki.

Laporan masyarakat terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi yang di lakukan oleh Mantan Pejabat Kades Rumasalut ini, sebelumnya telah di laporkan oleh sekelompok pemuda desa Rumasalut pada bulan Pebruari 2019 ke BUPATI MTB maupun Penegak Hukum di Kepulauan Tanimbar. Namun kenyataannya sampai saat ini proses hukum terhadap yang bersangkutan di nilai tidak berjalan sebagaimana yang di harapkan masyarakat desa Rumasalut.

Menurut Solmeda, kasus penyelewengan DD dan ADD desa Rumasalut tahun 2018 oleh LAMBERTUS D KDISE, SP ini sudah masuk daftar Registrasi Masalah LP KPK KKT sejak bulan Mey 2019. Untuk itu pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah KKT dalam hal ini Bagian Inspektorat, namun kenyataannya sampai hari ini mantan pejabat kades Rumasalut tersebut seakan kebal hukum karna masih menghirup udara bebas dalam kapasitas jabatan promosi sebagai Camat Wermaktian terhitung sejak Januari 2019 sampai saat ini.

Laporan yang di sampaikan dalam bentuk dokumen ke Satuan Tipikor Polres MTB tanggal 05-08-2019 sekitar pukul 15.00 Wit ini, di terima langsung oleh AIPDA SYUKUR, Ps Kanit II Sat Reskrim Polres MTB.
Sementara yang bertindak sebagai Pelapor adalah Petrus Layan, S.AP dalam kapasitas Jabatan sebagai Ketua Divisi PU & DT pada Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan ( LP KPK ) KKT.

Pada laporan dugaan Tipikor tersebut yang di hadirkan sebagai saksi ANTON O LEREBULA, FRANSN WURITIMUR, CHARLES UNAWEKLA.

Sementara Barang Bukti yang di sertakan berupa, Satu Jepit kronologi kejadian berupa pengakuan Bendahara desa Rumasalut SAUL LOULOLIA saat Ferifikasi DD dan ADD tahun 2018. Daftar Ferifikasi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun 2018.

Solmeda berharap kasus ini dapat di tangani intens oleh Penyidik Polres MTB, agar selain memberikan Efek Jerah kepada Pengguna Anggaran DD dan ADD di KKT, pun tidak menimbulkan preseden buruk di masyarakat terhadap penanganan yang lambat oleh para Penegak Hukum di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Untuk itu secara Lembaga, kami akan terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas.
Tambah Solmeda sebelum menutup komentarnya. ( AT/meky)

author