OJK Bersama TPAKD Fokuskan 3 Program Kluster

AMBON, Ambontoday.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Maluku memfokuskan 3 program kluster Tahun 2018. Hal ini diakui oleh Kepala Kantor OJK Provinsi Maluku, Bambang Hermanto kepada Ambontoday.com, Senin (6/8/2018) di Ambon.

Ia mengakui, 3 program kluster diantanya; kluster home industry dan pariwisata di Desa Mamala dan Morela Kabupaten Maluku Tengah, kluster Perikanan di Desa Tial Kabupaten Maluku Tengah serta kluster pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Program kluater yang baru berjalan saat ini adalah kluster home industry di Desa Mamala dan Morela. Sementara kluster pariwisata di Maluku Tenggara dan kluster perikanan di Desa Tial akan dilakukan pada triwulan III 2018,” katanya.

Hal ini sebagai bentuk kontribusi langsung OJK pada pengembangan ekonomi daerah, TPAKD Provinsi Maluku tahun 2018 terfokus upaya percepatan akses keuangan masyarakat melalui pendekatan kluster.

“Bentuk kegiatan ini adalah sosialisasi, pelatihan keahlian dan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan yang akan dilaksanakan sesuai dengan potensi dan komoditas unggulan daerah di Maluku serta mendekatkan akses layanan keuangan khusus kredit untuk mendukung permodalan usaha,” katanya.

Menurutnya, program kerja TPAKD pada posisi Juni 2018, Agen Laku Pandai mencatat sebesar 1.939 agen atau meningkat 49,73 persen atau 644 agen dari posisi Desember 2017 yang tersebar di 310 desa atau meningkat 12 desa dibandingkan Desember 2017 pada 11 kabupaten dan kota di Maluku.

Bambang menjelaskan, perkembangan program Laku Pandai posisi Desember 2016 sampai kini masih barada lima bank yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Bank Tabungan Negara ( BTN), dan Bank Sinar Mas Tbk.

Sedangkan, saldo Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) posisi Juni 2018 tercatat sebesar Rp9,47 miliar meningkat 49,67 persen atau Rp 3,14 miliar posisi Desember 2017.

Selain itu, jumlah rekening 49.279 meningkat 10,01 persen atau 4.486 rekening dari 44.793 rekening pada posisi Desember 2017 yang tersebar di 974 sekolah di Maluku pada jenjang PAUD hingga SMA/sederajat atau bertambah 207 sekolah dibanding Desember 2017. (AT-009)

author