Tanamkan Kerukunan Antar Umat Beragama, OCAS Spain Tampil Di IAKN

AMBON, Ambontoday.com– Guna memperingati 60 tahun hubungan diplomasi antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Spanyol, kerajaan Spanyol dengan kelompok OCAS gelar konser musik di berbagai daerah di Indonesia termasuk Kota Ambon.

“Hubungan diplomasi ini ditandai dengan kunjungan OCAS Spanyol di beberapa kampus diantaranya IAIN dan IAKN Ambon sebagai suatu simbol kerukunan antar umat beragama, dengan tema Vincolous tahun ini merupakan solidaritas, kedamaian dan bersama dalam perbedaan yakni Bhibeka Tunggal Ika,” kata Direktorat Warisan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Jodi Akbar kepada awak media di IAKN Ambon, Kamis (2/8/2018).

Menurutnya, Institute Agama Kristen Negeri (IAKN) bersama Instute Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon dipilih agar tidak ada peebedaan antar umat beragama.

Selain itu, sasaran kunjungan OCAS Spanyol ke Ambon karena Ambon meruapakan kota musik dunia yang akan diakui oleh UNESCO 2019 mendatang.

“Oleh karena itu, kami dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Direktorat Warisan Diplomasi Budaya mengupayakan Ambon tahun depan bisa menjadi Kota musik dunia,” akuinya.

Ia mengatakan, OCAS Spanyol akan memberitakan kunjungan selama di Ambon kepada semua masyarakat disana, karena kelompok OCAS Spanyol yang konser musik buka hanya musisi semata tapi tersiri juga dari pramugari, diaen dan guru.

“Hal-hal yang dapat di Ambon dapat selalu diposting di medso serta dibagikan kepada murid-murid di spain, karena pengalaman di Ambon sangat berkesan sehingga Ambon dapat dikunjungi oleh warga meraka di kemudian hari,” harapnya.

Ia menambahkan, total kelompok Spanyol yang datang ke Ambon berjumlah 50 orang yang terdiri dari 48 Ocas , 1 Jurnalis TV Internasional yang meliput seluruh kunjungan Indonesia, 1 kedutaan besar Spanyol.

Sementara itu, Rektor IAKN Ambon, Christin Kakiay mengakui, kunjungan ke kampus IAKN Ambon menjadi salah satu fokus dari kegiatan Vincolus. “Kami menyambut gembira kegiatan ini yang dibahas bersama dengan Direktorat Warisan Budaya dan AMO sehingga IAKN dipilih sebagai salah sirus peluncuran konser ini,” akuinya.

Ia mengakui, di kampua IAKN musik menjadi salah satu icon penting karena mendatangkan mahasiwa yang berminta banyak kuliah di kampus ini.

“Kunjungan-kunjungan seperti ini akan memberi inspirasi dan upaya konatibusi untuk pengembangan skil musik bagi mahasiswa, para dosen dan seluruh patner IAKN,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, konser ini dapat membangun semangat untuk belajar bersama dalam tranining menghadirkan orang untuk memainkan musik, terlibat dalam musik, dan bagiamana menciptakan harmoni yang bagus, indah dipandang serta sedap didengar. (AT-009/011)

author