Mantan Kadisdikbud MBD Akui Ada Konsultasi Lisan Dengan Manajer Dana BOS

Ambon, Ambontoday,com -MANTAN Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Barat Daya Octovianus Saununu mengakui sebagai penanggungjawab tim manajemen Dana Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten MBD Tahun 2009-2010 dirinya pernah berkonsultasi lisan dengan mantan Manajer Dana BOS MBD tahun tersebut Hermanus Lekipera.

“Memang pernah ada konsultasi antara terdakwa selaku mantan Manajer Dana BOS MBD dengan saya sebagai kepala dinas ex oficio Penanggung Jawab Tim Manajemen Dana BOS MBD tahun 2009 dan 2010,’’ sahut Saununu saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi dana BOS Kabupaten MBD 2009-2010 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Ambon, Selasa (12/9).

Saununu mengakui selama tahun 2009 dan 2010 tidak ada dana sharing dari APBD Kabupaten MBD menyangkut pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap realisasi dana BOS di delapan kecamatan yang kini telah menjadi 17 kecamatan di wilayah itu.

’’Tidak ada dana sharing, jadi saya tugaskan pengawas sekolah untuk melaksanakan monev di seluruh sekolah SD dan SMP yang menerima dana BOS tahun 2009 dan 2010,’’ ujar Saununu yang kini menjabat Kepala Dinas Kearsipan Kabupaten MBD.

Namun Saununu tidak mampu menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim RA Didi Ismiatun menyangkut tugas dan wewenang saksi sebagai KadisDikbud MBD ex oficio penanggungjawab Tim Manajemen Dana BOS Kabupaten MBD 2009-2010.

’’Kalau saudara bentuk tim manajemen, lalu anggarannya darimana. Masak orang disuruh bekerja tanpa dibiayai, misalnya untuk keperluan ATK dan sebagainya,’’ tukas hakim ketua.Sidang dilanjutkan Jumat (15/9) masih dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Hendrik Sikteubun. Dalam persidangan itu, Lekipera didampingi tim penasihat hukum dari Bahum Partai NasDem Maluku masing-masing RonySamloy, Adam Hadibadan Marthen Fordatkossu. (AT-021)

author