PLN Ranting Larat Diduga Gelapkan BBM

Larat, ambontoday.com – PT. PLN persero Ranting Larat Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Tahun 2018 kemarin mencoba dengan aktif 18 jam, kini berjalan hingga saat ini.

Kondisi PLN ranting larat semakin memprihatinkan, dimana pemadaman yang dilakukan pihak PLN tanpa ada alasan yang mendasar.

“Kami masyarakat bingung dengan kinerja pihak PLN, khusus PLN ranting larat, padam lampu tanpa ada informasi, yang anehnya sudah tidak ada i formasi, lampu padam hingga 2 x 24 jam, ada apa sebenarnya? ” tanya beberapa masyrakat yang ditemui crew ambontoday.com Kamis (12/9/2019) di larat.

Dari pemadaman tanpa alasan, mereka (masyarakat-red) menduga ada permainan penimbunan Bahan Bakar Minyak jatah PLN ranting larat, kenapa sampai dugaan ini harus lahir dari benak mereka.

“Kami duga sangat ada penimbunan (BBM) di PLN ranting larat, untuk dijual ke perusahaan lain, guna menjawab kebutuhan pribadi para pekerja (pegawai-red) maupun pimpinannya” duga mereka.

Dugaan tersebut semakin kuat, ketika Kepala PLN ranting larat dimintai keterangan melalui henpon genggamnya, dirinya beralasan berada di desa Lamdesar Timur, sehingga beliau meminta setibanya di larat maka ia akan memberikan penjelasan terkait persoalan yang terjadi.

Permintaan beliau ternyata hanya penipuan belaka, kenapa, setelah berita ini dilansir nomor HP beliau tidak dapat dihubungi. sehingga pihak kepolisian atau lembaga – lembaga terkait dimintakan untuk secepatnya melirik PLN ranting larat yang diduga ada penmbunan BBM dan tindakan bentuk Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). (AT/meky)

author