88 Jahitan, Asal Selamat

No comment 26 views

Saumlaki , ambontoday.com – Kamis malam  (17 /10 /2019) Frans Waturu akias Angky nama yang akrap disapa warga desa lelingluan hampir tak tertolong nyawanya saat di serang seekor buaya di Desa Lelengluan Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar Propinsi Maluku

kejadian ini bermula saat korban pegi melaut untuk menyelam pada kamis malam untuk memasang ( memanah ikan) kira-kira pukul 21:30 Wit di pantai bagian utara desa lelingluan. Tiba-tiba di serang seekor buaya hingga mengalami luka robek yang cukup serius di bagian wajah dan punggung .
Sesuai informasi yang di dapat dari ponakan gandungnya Tina waturu melalui sambungan telpon nya.

Tina mengatakan, korban pergi untuk memana ikan pada malam kamis di depan kampung saja , namun karena mungkin hasil belum cukup banyak yang didapat jadi koban mencari dan berenang terus ke bagian utara kira – kira 500 meter dari pemukiman warga tepat di bagian menang leka ( nama lokasi Tkp ) , sementara menyelam tiba – tiba diserang buaya yang mencakar dan menerkamnya hingga sebagian tubuh telah masuk dalam mulut buaya. Namun keberuntungan nasib masi berpihak padan Angky hingga dapat lolos dari maut.

Selanjutnya tina menuturkan saat sebagian kepala dan Tubuh berada dalam mulut buaya, frans berusaha untuk melepaskan diri dari mulut buaya dengan cara membuka mulut buaya dengan tengannya sendiri, hingga akhirnya frans berasil keluar atau lolos dari mulut buaya tersebut.” Tutur Tina.

Tina juga menambahkan saat korban menyelam air laut masih dangkal dan korban masi bisa berdiri dan dapat menginjakan kaki didasar laut, sehingga tenaga masih bisa kuat untuk melawan buaya tersebut hingga bisa lolos dari cengkraman maut buaya, setelah lolos, korban lansung bergegas ke darat dan pulang ke rumah.

Saat Tina dipanggil oleh korban Tina sedang mnonton TV. Namun setelah Tina mendengar suara korban maka tina lansung bergegas menemui korban disaat korban tidak berdaya lagi namun korban masi dapat berkomunikasi. Saat Tina melihat kondisi pamannya yang telah bersembah darah itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Anak Tototi Larat untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif” tuturnya.

Lanjut Tina, Kejadian ini sebenarnya sudah terjadi kedua kalinya, yang pertama terjadi pada seorang warga ,namun dia hanya dipukul oleh ekor buaya di lokasi yang sama namun tidak separa Angky yang harus dijahit 88 jahitan asal pamannya selamat.

Kejadian ini sudah banyak terjadi di KKT sehingga dengan kejadian ini diharapkan kepada masyarakat setempat jangan melaut di malam hari sendirian , tetapi harus dua atau tiga orang sehingga bisa satu dapat menolong yang lainnya. kejadian seperti ini bisa menimpa siapa saja dan kapan saja bisa terjadi. Saya harap warga desa lelingluan berhati-hati saat ke laut karena kejadian ini sudah berulang-ulang terjadi.” Harapnya. (AT/meky)

author