Fakultas Kedokteran Unpati Telorkan 22 Lulusan, Pemda Maluku Siap Akomodir Dalam Formasi CPNS

Ambontoday.com, Ambon.- Fakultas Kedokteran Universitas Patimura kembali menelorkan para lulusan Dokternya yang siap mengabdikan diri melalui ilmu dan pengetahuan mereka kepada masyarakat bangsa dan Negara khususnya di Maluku.
Hal ini ditandai dengan 22 orang lulusan Dokter Fakultas Kedokteran Unpati yang diambil sumpah dan dilantik oleh Rektor Universitas Pattimura Prof DR. Dr M.J Sapteno SH. MH pada Rabu (18/10) di gedung aula Fakultas Kedokteran Unpati.
Ke-22 Lulusan Dokter IX Periode Oktober 2017 yang dilantik dan diambil sumpahnya ini merupakan yang terbanyak dan memiliki nilai terbaik dari lulusan tahun sebelumnya.
Hal ini dikatakan Dekan Fakultas Kedokteran Unpati DR. Dr. Bertha Jean Que Sp.S, M.Kes saat menyampaikan sambutan dihadapan para undangan, lulusan dan orang tua yang hadir.
Dikatakan, merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Kedokteran Unpati dimana belum lama ini telah memperoleh nilai Akreditasi B diikuti dengan lulusan terbanyak dengan nilai terbaik saat ini.
“Sungguh satu kebanggan tersendiri bagi Fakultas Kedokteran Unpati melalui capaian nilai akreditasi B diikuti dengan hasil lulusan tahun ini. Kami berharap, dengan capaian yang ada Pemerintah Daerah Maluku dapat melihat dan memanfaatkan kesuksesan yang dicapai Fakultas Kedokteran Unpati untuk mengisi formasi PNS untuk tenaga kesehatan,” ungkap Jean.
Menurutnya, Fakultas Kedoteran ibarat Pabrik yang memproduksi sumber daya manusia dibidang kesehatan yang memiliki mutu dan kualitas yang tidak diragukan, sehingga Pemerintah Daerah harus bisa memanfaatkan hasil produksi ini untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di seluruh pelosok Maluku.
Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi Maluku, M.Lopulalan yang hadir mewakili Gubernur Maluku dalam sambutan menyampaikan, Pemerintah Daerah Maluku selama ini tidak tutup mata dengan lulusan dokter Fakultas Kedokteran Unpati.
“Pemerintah Provinsi Maluku siap mengakomodir lulusan Fakultas Kedokteran Unpati dalam mengisi formasi PNS di lingkup Pemprov Maluku, hanya saja, saat ini belum ada quota formasi CPNS yang dibuka untuk Provinsi Maluku. Jika nanti quota formasi itu sudah dibuka maka tentu lulusan Fakultas Kedokteran Unpati akan diprioritaskan untuk mengisi kebutuhan tenaga kesehatan di Maluku,” jelas Asisten II.
Menurutnya, kebutuhan akan tenaga kesehatan khususnya Dokter di Maluku sangat tinggi dikarenakan kondisi geografis Maluku yang merupakan wilayah kepualauan sehingga banyak pulau dan daerah masih membutuhkan tenaga kesehatan khususnya dokter yang bersedia ditempatkan disana.
Untuk itu, diharapkan hal ini nantinya dapat diisi oleh lulusan Fakultas Kedokteran Unpati sehingga bagi para lulusan diharapkan agar setelah menamatkan pendidikan di lembaga pendidikan ini harus terus meningkatkan kompetensi agar ketika nanti dipakai oleh Pemerintah Daerah, dapat memberikan pelayanan dan loyalitas yang prima bagi masyarakat. (AT008)

author