Hari Ini Alfons Ajukan Permohonan Eksekusi ke Pengadilan, 20 KK di Talaga Raja Terancam Eskekusi November 2017

Ambontoday.com, Ambon.- Ahli waris Keluarga Alfons pemilik 20 potong dati di Negeri Urimessing hari ini Kamis (26/10) mengajukan permohonan Eskekusi terhadap putusan Pengadilan Negeri Ambon nomor 656/1980/pdt.g/PN.AB JO 100/PDT/1982/PT.MAL JO 2025K/PDT/1983/MARI ke Pengadilan guna selanjutnya pihak Pengadilan melakukan emaning atau peneguran bagi pihak-pihak yang mendiami Dusun Talaga Raja dengan tidak mengantongi hak dari keluarga Alfons sekitar 20 KK.

Hal ini disampaikan Ahli Waris Keluarga Alfons, Evans Reinold Alfons kepada wartawan di Ambon, Rabu (25/10). Menurutnya, Perkara antara Jacobus Abner Alfons dengan Penggugat waktu itu, Hein Johanis Tisera, Raja Negeri Urimessing sudah inkrah sejak tahun 1984, Putusan Kasasi MA 2025K Perdata.

Untuk pelaksanaan eksekusi terhadap Putusan itu baru akan dilaksanakan sesuai permohonan pada November 2017, jadi bagi masyarakat di Dusun talaga Raja yang selama ini berdomisili di wilayah itu namun bukan mendapat hak dari keluarga Alfons pasti akan terkena eksekusi.

“Dari data yang dimiliki keluarga Alfons ada sejumlah keluarga yang selama ini mendiami areal Talaga Raja dengan tidak mengantongi hak dari keluarga Alfons diantaranya keluarga Muskita, Apituley dan sejumlah keluarga lainnya yang jumlahnya sekitar 20 KK,” beber Evans.

Bahkan, lanjut Evans, ada keluarga yang selama ini tidak mendapat hak dari Keluarga Alfons namun sudah melakukan penjualan-penjualan tanah di situ kepada orang lain.

“Mereka ini mendapat hak dari Hein Johanis Tisera dan itu sudah ada di dalam amar putusan Pengadilan yang telah dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Maluku nomor 100 dan putusan Mahkamah Agung 2025K. Untuk itu, kita akan melakukan eksekusi pertama atas putusan pihak yang kalah dengan permohonan eksekusi, itu berarti orang-orang yang mendapat hak bukan dari keluarga Alfons itu yang akan terkena dampak eksekusi, karena mereka selama ini mendapat hak dari orang yang bukan punya hak,” papar Alfons.

Dikatakan, pengajuan permohonan eksekusi atas putusan Pengadilan akan dimasukan pihak Keluarga Alfons pada hari ini Kamis 26 Oktober 2017, permohonan ini kemudian akan diproses oleh Pengadilan selama satu minggu, setelah itu pihak Pengadilan akan melakukan Emaning atau penegoran kepada pihak-pihak terkait, jika tidak diindahkan maka akan dieksekusi.

Menurutnya, untuk permohonan eksekusi yang diajukan keluarga Alfons akan diproses selama 1 minggu sebelum Pengadilan melakukan Emaning kepada pihak-pihak yang selama ini mendiami Dusun Talaga Raja tidak berdasarkan alas hak dari Alfons.

“Pihak Keluarga Alfons hanya mengajukan permohonan eksekusi, dimana amantnya adalah Pengadilan harus dapat melaksanakan hasil putusan yang sudah inkrah, sehingga yang memberitahukan itu kepada pihak-pihak adalah Pengadilan,” jelasnya. (AT008)

author