Walikota Ambon : Tak Mungkin Aturan Dibuat Untuk Dilanggar

AMBON, Ambontoday.com- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan dirinya tidak akan mungkin membuat pelanggaran terhadap aturan yang telah ditetapkannya sendiri.

“Saya ini lawyer (profesional), jadi terkait aturan dipahami betul, tidak mungkin saya membuat pelanggaran terhadap aturan yang ditetapkan sendiri,” kata Walikota usai ngopi bareng insan pers di Kafe pelangi, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, terkait dengan pelantikan raja laha yang dilaksanakan beberapa hari kemarin itu, Pemerintah Kota secara resmi telah melantik Kepala Pemerintahan Desa Laha sehingga yang terkait dengan aturan adat yang ada pada Desa tersebut Pemkot tidak ikut campur.

Ia mengatakan, raja memiliki dua fungsi yakni, fungsi pemerintahan dan fungsi kepala adat, dan Pemkot hanya berkompeten untuk melaksanakan fungsi Pemerintahan.

“Jadi pelantikan yang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri), bukan atas dasar peraturan wali kota Ambon,” katanya.

Ia mengakui, biasanya kepala Pemerintahan lebih interen dengan kepala adat, tapi berbeda pada suatu kondisi dan situasi dimana keduanya berada pada masing-masing, ini tidak ada masalah dengan Pemerintah Kota Ambon.

“Seluruh administrasi pemerintahan ada pada kepala pemerintahannya tapi, misalnya ada upacara adat maka diselesaikan secara internal, karena pemerintah tidak akan ikut campur hal otonomi dari tiap-tiap desa,” tandasnya. (AT-009)

author