50 Pelaku Usaha Ikut Business Matching Pembiayaan UMKM

MASOHI, Ambontoday.com – Sebanyak 50 pelaku usaha di Kabupaten Maluku Tengah mengikuti Business Matching Pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang berlangsung di Masohi Plaza, Minggu (17/11).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Bambang Hermanto mengatakan, kegiatan ini perlu dilakukan untuk mengedukasi dan melindungi konsumen.

“Ini merupakan salah satu amanah Undang- Undang agar para UMKM di daerah ini juga mengerti dan memahami produk jasa keuangan lewat Business Matching,” ucapnya.

Selain produk simpanan, ada pula produk pendanaan usaha. Ini penting karena banyak masyarakat yang tertipu dengan investasi bodong.

“Kita menginginkan sumber pendanaan yang diakses para UMKM, dapat mengakses dari sumber jasa keuangan formal, seperti Bank Maluku Malut disini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Business Matching merupakan salah satu program dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Provinsi Maluku.

“Ini tentunya akan erat kaitannya dengan masyarakat yang ada di pelosok daerah khususnya di Indonesia Timur, khususnya di Maluku masih banyak daerah yang terlayani dengan baik akses keuangannya,” ungkapnya.

Pihaknya akan berusaha masuk melakui TPKAD sehingga masyarakat terlayani dengan baik.

“Kalau memang lewat kegiatan ini ada program khusus yang ingin ditujukan kepada masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah terkait dengan perkembangan UMKM, OJK siap karena tugas kami bersama pemerintah untuk mengembangkan perekenomian di daerah,” harapnya.

Semantara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Maluku Tengah, B. Bazir menambahkan, kemampuan dan pemahaman terhadap berbagai persoalan dalam usaha koperasi dan UMKM, tingkat pengangguran dan kemiskinan merupakan kendala pembangunan di Kabupaten Malteng.

“Kondisi ini akan berpengaruh pada kehidupan sosial dan budaya masyarakat di sini, mempunyai kekuatan sebagai modal karena letak geogragis Maluku Tengah sebagai pintu masuk perekonomian,” ungkapnya.

Pembangunan usaha koperasi dan UMKM ini, diarahkan untuk memperkuat perekonomian struktur daerah serta memanfaatkan peluang dari permodalan, bahkan memfasilitasi upaya peningkatan produktivitas daerah dan pendapatan masyarakat dalam pemerataan peningkatan daya beli dan lapangan pekerjaan.

“Ada kerjasama OJK dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Maluku Tengah pada kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang akses perluasan keuangan bagi para pelaku UMKM sehingga dapat bermanfaat sekaligus meningkatkan perekonomian,” pungkasnya. (AT-009)

author