736 IRT Terdaftar Ikut KB Keliling

No comment 480 views

Ambon, ambontoday,com – Sebanyak 736 Ibu Rumah Tangga ikut mendaftar untuk pelayanan KB keliling yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Ambon. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Kota Ambon, Marthin Keiluhu kepada wartawan di Ambon, Selasa (21/11).

Menurutnya, sejak Januari hingga Oktober sudah sebanyak 736 IRT yang melakukan pendaftaran dan dilayani oleh petugas dalam pelayanan KB keliling yang dilakukan pihaknya.

“Pelayanan yang dilakukan sejak 18 januari hingga 25 Oktober kemarin tercatat ada 736 orang yang ikut,” ujarnya.

Dia menjelaskan, 736 yang terdaftar tersebar dari 41 desa, keluarahn maupun negeri yang ada di Kota Ambon. Dengan peserta terbanyak berasal dari Passo, Kecamatan Baguala dengan jumlah IRT sebanyak 47 orang. Tak hanya itu, antusias yang paling banyak terjadi pada saat hari momen kontrasepsi yakni ada sebanyak 123 orang yang mendaftar dan mendapat pelayanan.

Maka dengan itu, dalam pelayanan yang dilakukan oleh pihaknya banyak peserta yang memilih untuk menggunakan KB Implant ini terbukti dari banyaknya peserta KB yang mendaftar untuk mendapatkan KB implant.

Lanjutnya, untuk peserta baru sendiri sebanyak 277 orang sedangkan untuk peserta lama 108 orang. KB Implant dinilai sangat efektif karena masyarakat tidak perlu melakukan pemeriksaan rutin dan mencegah jika kelupaan mengkonsumsi KB dengan bentuk Pil. “Jadi KB Implant itu sangat baik karena mereka kalau lupa minum pil tidak apa-apa,” tuturnya.

Dia menambahkan, tidak hanya peserta KB ulang saja yang melakukan pendaftaran, namun ada juga yang berasal dari peserta KB yang baru. Ini membuktikan bahwa antusias masyarakat dalam menunda kelahiran sangat besar. Selain untuk menekan angka kelahiran dengan KB juga maka masyarakat dapat lebih terbantu karena dapat lebih fokus pada kebutuhan yang lainnya.

Baginya, mobil pelayanan KB keliling selalu berkeliling di area Kota Ambon untuk mengantisipasi adanya permintaan dari desa maupun kelurahan yang ada.

” Mobil pelayanan kita sering berkeliling di dalam Kota Ambon, jika memang ada permintaan dari desa, keluarahan kita akan stay dan melayani seluruh peserta yang telah diakomodir oleh desan dan kelurahan,” terangnya. (AT-009)

author