Belum Kantongi Izin, 115 Depot Air Isi Ulang Tetap Beroperasi

AMBON, Ambontoday.com – Belum mengkantongi izin dari Dinas Perindusterian san dan Perdagangan Kota Ambon, sebanyak 115 Depot Air isi ulang di Kota Ambon tetap beroperasi.
Akui Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Industri Disperindag kota Ambon, J Pattinasarany kepada media di ruang kerjanya, Selasa (5/112019).

Menurutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) pun sudah turun langsung untuk menghimbau kepada pemilik depot. Hanya memang masih bisa dimaklumi.

“Karena untuk depot air minum sendiri, dapat beroperasi saat sudah ada izin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon. Dimana Dinkes yang nantinya memeriksa apakah air yang dijual kepada masyarakat aman atau tidak dikonsumsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengusaha depot air minum memang kalau dapat izin dari Dinkes sudah bisa beroperasi. Nanti kalau sudah lumayan besar baru datang urus izin disini.

“Tapi kalau kita turun operasi di lapangan, selalu para pengusaha dihimbau untuk buat izin dan bayar retribusinya,” tandasnya.

Ia mengakui, 115 depot air isu ulang yang beroperasi saat ini bukanlah jumlah yang tetap, karena data itu sering mengalami fluktuasi sehingga banyak juga pengusaha yang mengalami kerugian dan akhirnya tutup. “Kalau untuk izin kesehatan supaya bisa produksi memang sudah dan untuk saat ini ada 115 depot di Ambon, tapi memang itu belum semua terdata oleh asosiasi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, izin yang paling penting untuk depot air isi ulang adalah dsri Dinkes soal higienitas. Mengingat air minum yang terjamin dapat dikonsumsi oleh masyarakat.

“Sudah ada asosiasi yang menangani masalah depot air minum di kota Ambon. Karena walaupun belum memiliki izin, tapi depot yang ada harus di data,” imbuhnya.

Lanjutnya, untuk penutupan depot air minum yang belum kantongi izin, diakui, Disperindag belum dapat melakukan. Pasalnya belum ada regulasi yang mengatur hal tersebut bahwa kewenangan menutup usaha air minum oleh Disperindah. Meski begitu, demi kepentingan bersama maka seluruh pengusaha yang ada di kota Ambon harus membuat izin dan membayar retribusi. “Itu kewajiban yang harus dilakukan sebagai warga kota yang taat aturan,” pungkasnya. (AT-009/Elis)

author