Mabuk, Sopir Angkot Batugajah Tabrak Trotoar

Ambon, ambontoday,com – Mobil Angkutan Umum (Angkot) jurusan LIN I dengan nomor polisi DE 1043 MU mengalami kecelakaan di Jln. Slamet Riyadi,Ambon, Kamis (2/11/2017).

Pantauan Ambontoday,com di lapangan, angkot yang berpenumpang enam orang itu, terjepit diantara dinding pagar Pattimura Park dan sebuah tiang listrik di trotoar jalan Pattimura Park tepatnya didepan Denkav Kodam XVI/Pattimura JL. Slamet Riyadi, Ambon. Akibat insiden tersebut, para penumpang memilih turun dari angkot dan jalan kaki.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian tersebut memantau sopir yang tercium bau alkohol, berusaha membantunya mengeluarkan angkot dari posisi terjepit untuk di turunkan kembali ke jalan raya.

Usai mobil tersebut diturunkan, sopir angkot LIN I Jurusan Batugajah Ambon yang bernama Michael Galaboy itu sempat terlibat adu mulut dengan salah seorang pengemudi mobil lainnya yang tengah berhenti sekitar 30 meter dari tempat angkot terjepit.

Dalam kondisi pusing karena dikuasi minuman keras, Sang sopir sempat beradu mulut dengan sopir lainnya yang hendak memberhentikan mobilnya sekirtar 30 Meter dari TKP. Hingga akhirnya sang sopir memilih memacu angkotnya tanpa penumpang, usasi diberikan pemahaman yang baik.

Sementara itu, penumpang angkot LIN I yang menjadi korban kecelakaan, Maritje Johanes dan Evi Latumahina kepada Wartawan di Tkp mengakui, tidak merasa nyaman saat menumpangi angkot tersebut dari kawasan Gong Perdamaian Dunia, Ambon.

“Jadi kita naik dari Gong Perdamaian, Lalu sopir ini dia balap-balapan seperti orang ada baku kejar bagitu di jalan,”jelas Maritje Johanes dengan dialog Ambon.

Wanita paruh baya itu menjelaskan, dirinya bersama lima penumpang lainnya, langsung terhempas dari tempat duduk karena angkot yang ditumpanginya menabrak trotoar jalan dan terhenti diatas trotoar akibat terjepit. “Tidak tahu dia ada baku kejar dengan sapa sampai angkot ini tajepit,” sambungnya.

Padahal, dirinya bersama penumpang lain hendak menuju ke pasar Mardika dengan angkot tersebut. Namun, karena insiden itu, dirinya memilih turun dari angkot dan berjalan kaki.
“Saya punya badan – badan ini sakit semua karena terguling di dalam angkot. Ini harus kompres pakai air panas supaya jangan sakit,” tuturnya sambil menangis. ( AT – 021 ).

author