Oktober 2019, Ambon Alami Inflasi 0,28 Persen

AMBON, Ambontoday.com– Berdasarkan Hasil Pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Oktober 2019, diketahui terjadi inflasi di Kota Ambon 0,28 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,10 pada September 2019 menjadi 134,47 pada Oktober 2019.

Pernyataan ini diakui Kepala BPS Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk saat rilis di Kantor BPS Provinsi Maluku, Jumat (01/11/2019).

Ia mengatakan, inflasi di Kota Ambon terjadi karena adanya peningkatan IHK pada 5 (lima) kelompok pengeluaran yakni tertinggi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 2,19 persen.

Sementara, Kelompok pengeluaran ini diikuti pula kelompok sandang sebesar 0,22 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,18 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,12 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen.

“2 kelompok pengeluaran mengalami deflasi yakni kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,10 persen; serta kelompok perumahan air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,03 persen,” katanya.

Ia mengakui, adapun kenaikan harga yang terjadi pada komoditi-komoditi dalam paket komoditas IHK Kota Ambon sepanjang Oktober 2019 memberikan sumbangan/andil terhadap inflasi Kota Ambon sebesar 0,8147 persen, sebaliknya penurunan harga yang terjadi memberikan sumbangan inflasi Kota Ambon sebesar 0,5357.

Ia menjelaskan, komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon adalah daun singkong, daun melinjo,kangkung, beras, gado-gado, kacang panjang, bayam, ikan kepetek, roti manis, cabai rawit.

“Komoditas yang dominan menyumbang deflasi di Kota Ambon adalah tertinggi d ipicu oleh ikan layang, ikan cakalang asap, nanas, ikan tongkol, bawang merah, angkutan udara, telur ayam ras, ikan cakalang, tomat buah, dan anggur,” tandasnya. (AT-009)

author