Uji Kemampuan Personel, Bandara Pattimura Gelar Latihan PKD

Ambon, ambontoday.com – Guna menguji dan mengetahui kemampuan Personel dan peralatan serta kesiapan Sumber Daya Manusia, Bandara Pattimura Ambon menggelar Simulasi Bencana, yang berlangsung di Bandara Pattimura Ambon, Rabu Malam.

Ada 3 skenario besar yang dilakukan dalam simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dalam penerbangan yakni, melaksanakan security excise, melakukan penanganan bila terjadi gempa.

“Kita melakuakn 3 skenario ini, agar skenario yang dimaninkan dapat kita ketahui Airport Security Problem sudah selesai ataukah belum secara baik,” kata Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose kepada media disela-sela simulasi.

Ia mengakui, PKD ke-105 ini dilakukan
dalam simulasi yang melibatkan sekitar 500 personel gabungan berbagai instansi di bandara seperti PT Angkasa Pura I (Persero), Otoritas Bandara, AirNav, KKP, TNI, Polres Bandara, Basarnas, Rumah Sakit, Pemadam Kota Ambon, serta wartawan.

“Simulasi ini untuk mengetahui security excise suda melakukan sesuai dengan airport security programme atau belum, selain itu untuk penanganan gempa adanya ADMP (Aepor Desis Manajeman Play) sesuai atau belum,” jelasnya.

Lanjutnta, airport impergency play yang dilakukan pada malam, karena kejadian ini bisa terjadi kapan saja dan bisa terjadi pada malam hari.

Ha ini karena tingkat kesulitan pada malam hari semakin sulit, untuk memastikan seluruh stekholder yang terlibat dalam penanganan dalam kondisi penerbangan darurat ready

“Artinya mereka siap memberikan pertolongan, selain itu untuk menguji prosedur yang dimiliki PT Angkasa Pura, bagaiman fungsi koordinasi, komunikasi dan komando antar unit yang terlihat dalam simulasi ini,” ulasnya.

Latihan ini juga, lanjut dia, angkasa pura ingin memastikan bahwa peralatan yang sekarang dimiliki siap atau tidak, selain itu untuk memastikan SDM angkasa pura 1 personil yang melaukan pertolongan dan penyelamatan itu perfrom dalam melaukan tugasnya.

“Untuk memastikan SDM serta peralatan yang dimiliki angkasa pura siap atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Bandara Pattimura Amiruddin Florensius menyatakan, PKD
merupakan program wajib dari Kementerian Perhubungan yang dilakukan setiap 2 tahun sekali.

Ia berharap, dengan kegiatan ini bisa terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan, bahkan disaat
kondisi darurat.

Ia juga mengungkapkan, PKD ke-105 ini sangat berbeda dari PKD sebelumnya karena untuk pertama kali di Bandara Pattimura simulasi ini dilaksanakan pada sore hingga malam hari.

“Ini menjadi tantangan tersendiri karena tentu saja kondisi di lapangan pada malam hari bisa membatasi ruang gerak dan koordinasi. Pemilihan waktu ini sebagai jawaban, untuk seluruh elemen di Bandara Pattimura akan selalu siap menjamin, menjaga, dan menimalisir berbagai potensi yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan penerbangan serta kelancaran operasional bandara,” imbuh Amiruddin. (AT/elis)

author