Wagub Minta Ardin Maluku Bantu Pemerintah Bangun Maluku

 

Ambon, ambontoday,com – Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua mewakili Gubernur Maluku Ir. Said Assaggaf untuk membuka acarara Musyawarah Daerah (Musda) II Ardin Provinsi Maluku, yang berlangsung di Swissbell Hotel, Rabu (8/11/2017). Dalam pembukaan Musda tersebut, Wagub meminta agar Ardin Provinsi Maluku membantu pemerintah dalam pembangunan daerah Maluku kedepan.

“Ardin merupakan salah satu mitra Pemerintah dalam dunia usaha, karena pemrintah tanpa usaha maka harapan membangun Maluku ke depan akan sia-sia,” kata Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua saat mewakili Gubernur Maluku dalam sambutannya.

Dikatakan, Ardin Provinsi Maluku yang tergabung di dalam bidang perdagangan dan industri merupakan suatu asosiasi dalam himpunan, sehingga fungsi dan peran ardin dalam pengadaan barang dan distributor dapat berjalan dengan baik.

“Peran dan fungsi Ardin di Maluku sebagai salah satu pengadaan barang dan distributor adalah penting bagi dunia usaha di 11 kabupaten Kota,” ungkapnya.

Diakui, untuk pengiriman barang ke 11 Kabupaten Kota di Provinsi Maluku membutuhkan transportasi. Transportasi merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Provinsi Maluku saat ini.

“Transportasi merupakan salah satu kendala yang sedang dihadapi oleh Pemerintah Provinsi Maluku untuk berkunjung ke 11 Kabupaten/Kota, hal ini sangat tekait dengan pengiriman barang ke daerah-daerah yang dituju,” paparnya.

Oleh karena itu, dengan adanya Musda Ardin yang digelar saat ini dapat memberikan kesempaatan bagi Pemerintah untuk mendorong para pengusaha di Maluku, sehingga beban perekonomian yang dilami Maluku dapat teratasi secara perlahan.

“Maluku membutuhkan para pengusaha, untuk itu saya hadir untuk memberikan motivasi dan pikiran-pikiran bagi para peserta dan pengusaha bhawa pemerintah selalu ada di belakang dan sebaliknya,” terangnya.

Dia berharap, para peserta dapat memaknai dengan benar Musda II Ardin ini bagi pengembangan usaha lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Ardin Indonesia  Provinsi Maluku, Henry Samson mengatakan, kehadiran Ardin Indonesia di Maluku memiliki mitra dengan pemerintah menyangkut pengadaan barang distributor.

“Dengan adanya logo baru yang lebih banyak cenderung kepada distributor dan keagenan, sebenarnya Maluku harus dipikir secara baik, lebih mudah kita membuka distributor di Ambon kemudaian di kirim ke 11 Kabupaten/Kota karena pemerintah telah memberikan tol laut untuk digunakan,” ungkapnya

Diakuinya, untuk menjadi distributor adalah suatu kepercayaan. Oleh karena itu, apabila terpilih distributor lewat musda ini harus mempersiapkan semuanya.

“Untuk menjadi distributor, kelengkapan yang harus dipersiapkan adalah Mobil dan gudang dalam menunjang distributor saat  pengiriman barang ke kabupaten/kota,” tuturnya.

Dia berharap, lewat Musda II ini  ada jawaban bahwa Ardin Maluku memiliki peran yang lebih banyak di bidang pengadaan barang lebih berperan penting.

“Ardin Indonesia Maluku bisa berperan penting tergantung dengan modal yang dimiliki, untuk itu adanya perhatian pemerintah yakni perbankan” terangnya.

Maka itu, bukan saja perbankan yang memiliki peran tapi manusianya harus ssiap dalam membangun kemitraan dan siap bertanggung jawab dengan segala resiko yang terjadi.

“Sebagai Manusia yang menjadi pemimpin harus juga bertanggung jawab, sehingga menelahnya dengan baik dengan produk yang bagus dan menarik perhatian masyarakat,” tambahnya.

Kedepan, semoga lewat musda ini para peserta Ardin Indonesia Maluku bisa menjadi agen dan distributor. (AT-009)

author