Ambon Kalah Star Dari 13 Kota Didunia Untuk Rebut KMD

Ambon, Ambontoday.com – Ambon tertinggal 13 kota di dunia untuk menjadi salah satu Kota Musik Dunia (KMD) yang ditetapkan oleh UNESCO. Hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Ambon dalam sambutannya pada diskusi kelompok terpumpun penyusunan dokumen aplikasi Ambon menuju kota musik dunia yang diikuti oleh pimpinan OPD yang berada dalam lingkup pemerintah kota Ambon, yang dilaksanakan di Swissbell-Hotel, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, Ambon sudah dicanangkan untuk menjadi kota musik dunia yang ke-18 oleh UNESCO, tapi hingga sekarang kota musik yang ditetapkan sudah mencapai 31 Kota. Dan kota Ambon sudah tertinggal 13 kota yang ada di dunia.

“Dimana-mana Walikota dan wakil walikota selalu menyanyikan lagu ini, Ambon akan ditetapkan oleh UNESCO menjadi salah satu kota musik dunia mulai dari yang ke-18 sampai dengan hari ini yang ke 31, kita sudah tertinggal 13 kota di dunia,” ujarnya.

Oleh karena itu, dengan adanya diskusi terpumpun yang dilaksanakan oleh AMO dan ICCN, para pimpinan OPD dapat merespon syarat yang belum terpenuhi untuk percepatan Ambon menjadi kota musik dunia.

“Karena itu kehadiran dari pimpinan OPD itu sangat penting, karena itu saya minta keseriusan saudara-saudara terutama pimpinan OPD untuk merespon apa saja yang menjadi bagian dari kesiapan kita menuju kota musik dunia pada Oktober tahun depan,” tuturnya.

Diskusi ini juga dinilai penting karena dengan diskusi terpumpun yang dilakukan akan menentukan Ambon dapat ditentukan menjadi kota musik dunia pada bulan Oktober tahun 2019 mendatang.

“Acara ini begitu penting dan strategis karena acara ini yang akan menentukan tahun depan bulan Oktober kota ini akan ditetapkan jadi kota musik dunia atau tidak,” tambahnya.

Dikatakan, dengan diskusi ini ICCN dan Bekraf akan merumuskan konten apa dari musik Ambon yang dapat digunakan untuk menjadi kota musik dunia.

“ICCN dan BEKRAF akan merumuskan apa sesungguhnya yang membuat kita mencanangkan kota ini sebagai kota musik dunia. apa yang kita miliki, apa yang menjadi konten kita, kenapa musik di Ambon harus menjadi sebuah komoditas, kenapa musti Ambon menjadi sebuah potensi untuk kemudian kita kembangkan dia menjadi sebuah ekonomi kreatif.
musik merupakan alat perdamaian apa kontennya,” terangnya.

ICCN sendiri adalah sebuah lembaga yang membantu BEKRAF dan khususnya pemerintah kota Ambon dalam percepatan Ambon kota musik dunia. “Untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki untuk membantu kita mempersiapkan diri pada Oktober 2019 mendatang,” ungkapnya.

Dengan begitu, Hadler meminta pimpinan OPD dapat serius mengikuti diskusi dengan baik sehingga tahun 2019 mendatang Ambon dapat ditetapkan menjadi salah satu kota musik dunia. “saya minta saudara-saudara serius mengikuti acara ini dari awal sampai akhir,” tutupnya. (AT-011).

author