Bila Tak Terbukti Penyelewengan DD, Penjabat Negeri Lama Tuntut Balik Oknum Masyarakat

AMBON, Ambontoday.com– Menindaklanjuti permintaan masyarakat saat medisiasi dengan DPRD Kota Ambon pekan lalu, Pemerintah Desa Negeri Lama mengadakan forum Dialog bersama Badan Permusyrawah Desa (BPD), yang berlangsung Sabtu kemarin di salah satu Cafe di Desa Ngeri Lama.

Penjabat Desa Negeri Lama, Imelda Tahalele mengakui, ketikan audit investigasi Dana Desa (DD) berjalan dan tidak terbukti ada penyelewengan, maka kami secara langsung akan tuntut balik oknum masyarakat yang berkoar-koar.

“Kami di Pemerintah Desa Negeri Lama hanya membutuhkan nama baik dipulihkan, karena kami dituduh mencuri sehingga bangunan dari kantor ini di coret-coret dan lainnya,” ungkapnya di Kantor Desa Negeri Lama, Senin (9/12/2019)

Ia mengakui, pihaknya bekerja untuk desa, serta uang sisa perbelanjaan di kembalikan. Kira-kira letak pencurian yang kami lakukan itu di mana.

“Masyarakat pasti tahu ini perbelanjaan dengan nominal yang banyak jadi pasti habis dipakai untuk berbelanja, namun mereka tidak tahu bahwa sisa perbelanjaannya dikembalikan,” tuturnya

Ia menyebutkan, semua program sudah dikerjakan sesuai SOP yang dimiliki. Bukti hasil perbelanjaan pada tahun 2018 dengan Silpa (sisa perbelanjaan) Rp. 83.000.000 yang dikembalikan pemerintah desa Negeri Lama.

Ia menjelaskan, hasil diaolog bersama, masyarakat mempertanyakan kios sembako yang Rp. 102.000.000. Dana itu, bukan semata-mata untuk perbelanjaan sembako saja, tetapi ada perincian-perinciaanya lainnya seperti biaya pajak, akomodasi oto trek, dan ada kelebihan terus dikembalikan.

“Dengan ini, saya sendiri menyatakan kepada staf agar membuat surat pernyataan tentang Siap Dipecat dan terkena Sanksi apabila dalam pekerjaan ada penyelewengan,” jelasnya.

Selain itu, dirinya merasa kecewa dengan pernyataan masyarakat terhadap kinerja Penjabat yang tidak membanggakan. Padahal, program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Negeri Lama merupakan keputusan bersama dalam musyawarah di tingkat desa sampai dengan keputusan APBDes. (AT-009)

author