Disperindag Ambon Gelar Pasar Murah di Dusun Air Louw

Ambon, ambontoday,com – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon menggelar Pasar Murah

menyongsong Natal 25 Desember 2017 yang berlangsung di Dusun Air Louw, Kecamatan Nusaniwe, Senin (4/12/2017).

Adapun tujuan dari pelaksanaan pasar murah antara lain ; membantu masyarakat kecil atau masyarakat yang memiliki penghasilan rendah, menciptakan daya (kemampuan) masyarakat untuk dapat membeli barang kebutuhan pokoknya, turut menjadi sebuah instrumen kecil yang memberikan dukungan kearah peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat sebagai bagian dari cita-cita mewujudkan Ambon sejahtera.

Pelaksanaan Pasar Murah yang berlangsung di Dusun Air Louw selama tiga hari kedepan dimulai dari tanggal 4 Desember sampai dengan 6 Desember 2017. Hal ini dilaporkan oleh Kepala Bidang Perdagangan di Dinsperindag Kota Ambon, Rina Silooy.

Walikota Ambon, Richard Louhenapesay dalam sambutannya mengakui, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bertanggung jawab untuk menyediakan stok-stok barang maupun pegendalian harga, agar masyarakat Indonesia ini menyambut hari-hari besar Keagamaan dengan penuh sukacita.

“Salah satu kebijakan yang penting yang dibuat Oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bahwa apa yang dikenal dengan Tol Laut. Tol laut adalah sebuah kebijakan yang dibuat sebagai upaya untuk mengurangi beban dari rakyat dan masyarakat terutama kebutuhan-kebutuhan strategis, sandang, pangan maupun kebutuhan lain,” kata Louhenapessy.

Oleh karena itu, Ia berkata, secara nasional upaya transportasi dari pusat-pusat produksi, industri itu bisa sampai tepat pada waktunya dengan harga lebih murah, agar berdampak bagi masyarakat untuk membelinya.

“Pasar Murah ini merupakan kebijakan pemerintah¬† yang sangat penting, karena pemerintah peduli dengan masyarakat yang secara ekonomis memiliki kemampuan terbatas,” jelas Louhenapessy

Oleh karena itu,¬† Lanjut Louhenapessy mengungkapkan, pemerintah menyelenggerakan kegiatan pasar murah ini dalam bentuk menjual barang murah, standart bagi kebutuhan masyarakat yakni 9 bahan pokok dibawah harga pasar dan harga distributor. “Karena Pemerintah mengalokasi sejumlah dana untuk subsidi. Dimana distributor punya harga sekian, itu pemerintah memberikan subsidi pada distributor sehingga harga jual bisa lebih murah dari pada harga yang diatur oleh distributor,” ungkapnya.

Louhenapessy menghimbau, bagi masyarakat Kota Ambon yang berpenghasilan tinggi jangan membeli 9 bahan pokok di pasar murah tapi beli di tempat lain. “Karena sekarang ini kita memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ada di Dusun Air Louw dengan penghasilan pas-pasan agar dapat membeli kebutuhannya,” harapnya.

Ia tambahkan, kiranya pasar murah ini dapat dimanfaatkan betul-betul bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk menyambut hari raya keagamaan. (AT-009)

author