Thesaufi : Pertamina Akan Bangun Tempat Pengisian LPG 2018 Mendatang

Ambon- PT Pertamina Cabang Ambon akan membangun infrastruktur untuk pengisian gas LPG di Kota Ambon pada tahun 2018 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Branch Manajer PT Pertamina Cabang Ambon, Tiara Thesaufi kepada Kabar Timur di Ambon, Selasa (12/12/2017).

Dikatakan,  pembangunan infrastruktur untuk pengisian gas LPG akan dilakukan di samping Depot Wayame, karena ada pembebasan lahan. Untuk itu, pihaknya akan
melakukan konversi minyak tanah ke gas LPG untuk seluruh masyarakat yang ada di Kota Ambon. “Jadi kalau misalnya 2018 nanti dibangun infrastruktur sampai selesai, maka tahun 2019 kemungkinan dilakukan konversi,” tuturnya.

Diakuinya, direncanakan konversi minyak tanah dilakukan untuk penghematan negara, salah satunya Kota Ambon yang menjadi salah satu kota yang ditetapkan untuk menerima subsidi LPG 3 kg dari kementerian.

“Subsidi yang diperoleh hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin dan pembagian paket terdiri dari kompor, regulator, selang maupun tabung LPG 3 kg,” ungkapnya.

Untuk data penduduk miskin yang tercatat untuk menerima bantuan dari pemerintah tersebut pihaknya tidak mengetahui dengan jelas. Pasalnya yang melakukan pendataan terhadap masyarakat miskin adalah petugas dari kementerian. Untuk kriteria masyarakat yang berhak memperoleh paketan tersebut adalah masyarakat dengan penghasilan dibawah Rp. 1,5 juta per bulan. “Kriterianya warga Indonesia, berkeluarga, dimana dalam keluarga pendapatannya tidak lebih dari 1,5 juta rupiah per bulan,” tuturnya.

Selain itu, bagi rumah tangga dengan kategori miskin yang akan mendapatkan bantuan tersebut, ada juga para pedagang kaki lima maupun usaha mikro yang melakukan usahanya menggunakan gas dan omsetnya tidak lebih dari Rp. 300 juta per tahun. “Misalnya seperti tukang gorengan masih bisa dapat paketnya,” terangnya.

Maka itu, untuk sekarang pihaknya belum dapat mengkonversikan minyak tanah ke gas LPG karena di Ambon belum mempunyai depot pengisian gas sehingga harga gas sangat mahal.

Dia berharap, dengan adanya pembangunan tempat pengisian gas di Ambon akan mempermudah  masyarakat untuk melakukan pengisian gas. “Jadi rencana jika disini sudah ada pengisian LPG harga LPG yang sekarang 210 sampai 220 ribu per tabung itu akan turun lebih dari 150 ribu per tabung. inikan mahalnya karena ongkos angkut isinya di surabaya,” tambahnya.

Tak hanya itu, dengan pengkonversian tersebut maka minyak tanah yang ada di Kota Ambon akan sangat mahal. Pasalnya minyak tanah akan dijual denga harga RP. 11 ribu per liternya.

” ini berarti Minyak tanah akan ditiadakan secara perlahan dengan  harga subsidinya,” tandasnya (AT-009)

author