200 Calon Jemaah Haji Dibina Kesehatan Sebelum Keberangkatan Ke Arab Saudi


Ambon, Ambontoday.com – Guna mencapai kondisi Istithaah kesehatan jemaah haji dan mengendalikan faktor resiko kesehatan haji serta menjaga jemaah haji dalam kondisi sehat selama berada di Indonesia sampai ke Arab Saudi, Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan menggelar Sosialisasi Haji Sehat dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji. Hal ini diakui oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Ambon, Yusdha Tuharea kepada wartawan usai acara pembukaan di Islamic Center, Selasa (18/4/2017).

“Nara sumber untuk sosialisasi ini berasal dari Kepala Bidang PSD dan Pelayanan Kesehatan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Cecep Ahli Akbar, Kandepak Kota Ambon Dan Dinas Kesehatan Kota Ambon,” ungkapnya.

Ia Katakan, calon Peserta jemaah haji Kota Ambon Tahun 2017 berjumlah 200 orang, maka berdasarkan Permenkes dapat diketahui calon jemaah yang layak berangkat dan tidak serta terdapat aturan baru yang mengatur bahwa dua tahun sebelum keberangkatan jemaah haji sudah dibina kesehatannya.

“Jadi tahun ini, 200 jemaah haji dibina kesehatan untuk mengikuti haji pada tahun 2019 mendatang,” katanya.

Lanjutnya, hal ini dilakukan untuk mencegah jemaah haji yang memiliki penyakit menular.

Selain itu, jemaah haji yang melakukan tes kebugaran, sehingga dapat diketahui berapa banyak jemaah haji yang masuk dalam kategori bugar dan berapa banyak yang harus dialkukan pemantauan pembinaan selama masa tunggu.

Sementara itu, Sambuatan Penjabat Walikota Ambon, Ir. Frans J Papilaya yang dibacakan oleh Asisten I Sekertariat Kota Ambon, Angganoto Ura mengakui, prosesi haji tentunya merupakan kegiatan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

Untuk itu, diharapkan semua jemaah haji dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini, karena mungkin jemaah haji tidak didampingi oleh Kemenkes.

“Penyelenggaraan jamah haji merupakan tugas nasioanl dan menyangkut martabat serta nama baik bangsa,” paparnya

Lanjutnya, pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk membuka ruang bagi peran serta dan partisiapsi masyarakat sebagai bagian yang terpisahkan dari siatem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji.

“Pemerintah Kota Ambon senantiasa memberikan support dan dukungan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji sesuai amanat undang-undang,” tutupnya. (AT-009)

error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!