40 Soal dan Jawaban Kompetisi Sains Nasional Kimia SMA

Spread the love

40 Soal dan Jawaban Kompetisi Sains Nasional Kimia SMA

Soal untuk Kompetisi Sains Nasional (OSN) bidang kimia di tingkat sekolah menengah atas (SMA) bisa disajikan baik sebagai kuis pilihan ganda maupun jawaban esai saat lomba dilangsungkan. Kebanyakan soal OSN ini merupakan penjabaran dari konsep-konsep fundamental. Untuk alasan itu, para kontestan harus mempersiapkan diri dengan cara lebih sering mengerjakan latihan soal-soal olimpiade kimia.

OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan even tahunan yang diadakan oleh BPTI Kemendikdasmen. Kompetisi lintas disiplin ilmu ini menggelar pemilihan mulai dari jenjang sekolah hingga mencapai tahapan akhir pada skala nasional.

Kimia menjelma sebagai salah satu disiplin ilmu yang vital. diperlombakan . Contoh soal OSN Kimia tingkat SMA sekarang mudah ditemui online dan berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran bagi siswa. Di sini juga disertakan lebih dari beberapa contoh pertanyaan terkait subjek tersebut. OSN Kimia bisa digunakan dalam praktik dan sudah dilengkapi dengan kunci jawaban.

Soal pilihan ganda

1. Dari kumpulan senyawa nitrogen dioksida berikut, yang memiliki persentase massa oksigen sebesar 36,4% adalah …

A. NO

B. N2O

C. N2O3

D. N2O4

E. N2O5

Jawaban: B

2. Agar dapat oksidasi 25 gram sampel FeSO4 (Mr = 152), dibutuhkan sebanyak 6,125 gram K2Cr2O7 (Mr = 294). Dalam proses kimia tersebut, ion dikromat akan bertransformasi menjadi Cr3+, sementara itu Fe2+ akan berubah menjadi Fe3+. Persentase kandungan FeSO4 pada contoh tersebut adalah…

A. 19%

B. 38%

C. 48%

D. 76%

E. 92%

Jawaban: D

3. Volume dari larutan H3PO4 0,1 M yang akan merespons secara sempurna terhadap 50 mL larutan Ba(OH)2 0,25 M adalah…

A. 50 mL

B. 83,3 mL

C. 125 mL

D. 150 mL

E. 250 mL

Jawaban: B

4. Diantara susunan elektron berikut yang mengindikasikan unsur logam adalah…

A. 1s22s22p5

B. 1s2 2s2 2p63s23p6

C. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 3d² 4s²

D. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 3d¹⁰ 4s² 4p¹

E. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 3d¹⁰ 4s² 4p⁶

Jawaban: C

5. Dari sekumpulan zat alkan di bawah ini, yang memiliki interaksi van der Waals tertinggi adalah…

A. CH3CH2CH2CH2CH2CH3

B. CH3CH2CH3

C. CH3CH2C(CH2)4CH3

D. CH3CH2CH2CH3

E. CH3 (CH2)3CH3

Jawaban: C

6. Bila NaBr terlarut dalam air, jenis interaksi antar molekul yang perlu dipecah adalah…

A. Gaya ion-ion

B. Ikatan-Hidrogen

C. Gaya ion-dipol

D. Gaya Ion-Ion serta Ikatan Hidrogen

E. Dipol-dipol

Jawaban: D

7. Dari metode-metode di bawah ini, yang tidak bisa dipakai untuk menentukan ΔHreaksi adalah…

A. Memanfaatkan energi panas dari proses pengbentukan reaktan dan hasil akhirnya

B. Memakai titik lebur dari senyawa dan hasil reaksi.

C. Hukum Hess

D. Memakai kekuatan ikatan dari senyawa reaktan dan hasil produksi

E. Kalorimetri

Jawaban: B

8. Dari bahan-bahan berikut ini:

I. HCl(g)

II. Na(s)

III. HCl(aq)

IV. F2(g)

Yang memiliki energi entalpi pembentukan standar, ΔHof = 0 adalah…

A. 1, 2, 3, dan 4

B. I, II,dan IV

C. I dan II

D. II dan IV

E. Hanya II

Jawaban: D

9. Berdasarkan data mengenai energi ikatan yang diberikan di bawah ini: H-H sebesar 436 kJ/mol, O-O sebesar 142 kJ/mol, O=O mencapai 499 kJ/mol serta H-O dengan nilai 460 kJ/mol, maka perhitungan entalpi untuk reaksi pembuatan H2O2 akan menjadi…

A. –127

B. – 209

Baca Juga  Pemkot Ambon Akan Terapkan Moving Guru Di Kota Ambon

C. – 484

D. – 841

E. +127

Jawaban: A

10. Dari padatan di bawah ini, yang mempunyai interaksi antar molekul hanya lewat gaya van der Waals hanyalah…

A. CO2

B. SiO2

C. Cu

D. MgO

E. CH3CH2OH

Jawaban: A

11. Apabila tekanan osmotik darah mencapai 7,65 atm di suhu 37 °C, maka berapa gram glukosa (C6H12O6, massanya sebesar 180,2 g/mol) yang diperlukan untuk menghasilkan 1,00 liter solusi infus intravena dengan tekanan osmotik setara seperti tekanan osmotik darah tersebut?

A. 3,00 g

B. 4,44 g

C. 25,4 g

D. 45,3 g

E. 56,0 g

Jawaban: E

12. Aseton dicampur menjadi larutan dengan mencampurkan 0,50 mol aseton (dengan tekanan uap Pº= 345 torr) ke dalam 1,00 mol etanol (tekanan uapnya Pº= 59,8 torr) pada suhu 25 ºC. Fraksi mol dari aseton yang ada dalam fase gas di atas larutan tersebut dapat ditentukan sebagai….

A. 0,26

B. 0,33

C. 0,50

D. 0,67

E. 0,74

Jawaban: E

13. Sudah dipastikan bahwa karakteristik koligatif sebuah larutan bergantung pada jumlah partikel yang telah terlarut. Kamu menjalankan eksperimen untuk mengukur tekanan uap jenuh dari masing-masing empat larutan di bawah ini:

a. 0,13 m BaCl2

b. 0,22 m MnSO4

c. 0,24 m ZnSO4

d. 0,41 meter etilen gliserol (non-elektrolit)

Berdasarkan penurunan tekanan uap dari suatu larutan, maka susunan yang sesuai adalah…

A. a > b > c > d

B. b > a > b > c

C. a > d > c > b

D. a > d > b > c

E. d > c > b > a

Jawaban: D

14. Pada reaksi fase gas 3H2 + N2 → 2NH3, perbandingan antara kecepatan pengurangan H2 dengan kecepatan pembentukan NH3 adalah…

A. Laju awalnya sama.

B. Kecepatan pengurangan H2 adalah setengah dari kecepatan timbulnya NH3.

C. Kecepatan penghilangan H2 adalah 3/2 kali kecepatan terbentuknya NH3.

D. Kecepatan penghilangan H2 adalah dua pertiga kecepatan kemunculan NH3.

Kelajuan penghilangan H2 adalah sepertiga dari kelajuan kemunculan NH3.

Jawaban: E

15. Antara kelompok senyawa di bawah ini yang masuk kategori aldehida, asam, atau alkohol (tanpa harus mengikuti urutan) adalah…

A. HCO2H, CH3CO2CH3, CH3CH2OH

B. H2CO, CH3CH2OH, CH3CO2CH3

C. CH3CO2H, CH3OH, CH3CH2OCH3

D. H2CO, CH3CO2H, CH3CHO

E. H2CO, CH3CO2H, CH3CH2OH

Jawaban: E

16. Dari lima komponen organik berikut, yang memiliki penamaan sesuai dengan standar IUPAC adalah …

A. 2-bromo-4-hidroksi-4-pentena

B. 2-metil-1-pentena-4-ol

C. 2-kloro-1,3-sikloheksadiena

D. 2-metil-2-heksena-4-ol

E. 5-metil,-sikloheksena-1-ol

Jawaban: C

17. Seluruh senyawa di bawah ini memiliki formula molekul C4H10O dan termasuk dalam kategori isomer. Senyawa yang tidak masuk ke dalam kelompok isomer C4H10O tersebut adalah…

A. Butanon

B. Di etil eter

C. Metil propil eter

D. 1-butanol

E. 2-metil-2-propanol

Jawaban: A.

18. Mahasiswi tersebut diminta meracik 1 liter larutan yang terdiri dari tiga unsur, yakni glukosa (C₆H₁₂O₆), asam sitrat (C₆H₈O₇), serta NaCl. Spesifikasi racikan itu mencakup hal-hal berikut: (i) kandungan NaCl sebanyak 585 miligram per liter; (ii) jumlah molekul glukosa menjadi dua kali lebih banyak dibandingkan dengan asam sitratnya; dan (iii) tekanan osmotik total mencapai 7,518 atmosfer. Jika diasumsikan bahwa asam sitrat merupakan zat tidak ionisasi, maka massa glukosa dan massa asam sitrat yang diperlukan dalam pembuatan 1 liter cairan ini secara urut adalah… (massa molar asam sitrat diketahui sama dengan 192 gram/mole sedangkan glukosa setara dengan 180 gram/mole).

A. 34.560 gram dan 17.664 gram

Baca Juga  Kamseltibcar Kembali Disosialisasikan Unit Dikmas Sat Lantas Polres Kepulauan Tanimbar

B. 15.425 gram dan 40.023 gram

C. 17.664 gram dan 34.560 gram

D. 40.023 gram dan 15.425 gram

E. 34.560 gram dan 40.023 gram

Jawaban: A

19. Suatu larutan NaCl dengan konsentrasi 15% (berat/berat) mempunyai titik beku sebesar -10,88°C. Tekanan uap murni dari air di suhu 20°C mencapai 18 mmHg. Sedangkan tekanan uap larutan NaCl yang sama (15%, berat/berat) pada temperatur tersebut yakni 20°C akan menjadi … mmHg. Diasumsikan bahwa larutan NaCl ini mengalami disosiasi secara sempurna (informasi tambahan: Konstanta kf untuk air adalah 1,86 °C/m dan massa molarm NaCl yaitu 58,5 g/mol).

A. 19,28

B. 10,45

C. 17,28

D. 16,29

E. 17,45

Jawaban: D

20. Ketika 3,240 gram zat tak terionisasi X yang berisi karbon, hidrogen, dan oksigen dibakar secara lengkap, hal tersebut memproduksi 8,150 gram CO₂ dan 2,500 gram air. Zat X dengan massa 16,128 gram dicampurkan ke dalam 281 gram air sehingga membentuk suatu solusi dengan titik didih -0,763 °C. Maka rumus molekul untuk zat X tersebut adalah … (informasi tambahan: Kf air bernilai 1,86 °C/m).

A. C₂H₄O₂

B. C₄H₈O₄

C. C₃H₆O₃

D. C₆H₁₂O₆

E. C₈H₁₂O₂

Jawaban: E

21. Di suhu 70°C, larutan terlarut penuh berisi 32,0 gram CuSO₄ untuk setiap 100 gram larutan. Ketika 335 gram dari larutan tersebut dinginkan sampai ke nol derajat Celsius, Kristal CuSO₄·5H₂O mulai membentuk diri. Bila tingkat penyerapan maksimum di 0°C mencakup 12,5 gram CuSO₄ per 100 gram larutan, maka jumlah CuSO₄·5H₂O yang berhasil diproduksi adalah … (Massa atomik Cu=63,5g/mol; S=32g/mol; O=16g/mol; H=1g/mol)

A. 116 g

B. 130 g

C. 90 g

D. 145 g

E. 108 g

Jawaban B

22. Dari campuran berikut, yang paling mirip dengan ciri-ciri larutan ideal adalah …

A. CH₃COOH dan H₂O

B. NH₃ dan CH₃NH₂

C. CH₃OH dan NH₃

D. C₂H₆ dan C₂H₅CH₃

E. C₂H₅OH dan C₆H₆

Jawaban: D

23. Mahasiswanya ditugaskan untuk meracik 1 liter solusi yang terdiri dari tiga zat, yakni glukosa (C₆H₁₂O₆), asam sitrat (C₆H₈O₇), serta NaCl. Solusinya perlu mematuhi ketentuan sebagai berikut:

(i) terdiri dari NaCl dengan kepekatan 585 mg/L;

(ii) jumlah mol glukosa adalah dua kali lipat dari jumlah mol asam sitrat; dan

(iii) mempunyai tekanan osmosis sebesar 7.518 atm.

Dengan mengasumsikan bahwa asam sitrat merupakan senyawa non elektrolit, maka jumlah massa glukosa dan massa asam sitrat yang dibutuhkan untuk menyusun 1 liter larutan tersebut secara berurutan adalah … (massa molekul asam sitrat diketahui sebesar 192 g/mol dan glukosa ialah 180 g/mol).

A. 34.560 gram dan 17.664 gram

B. 15.425 gram dan 40.023 gram

C. 17.664 gram dan 34.560 gram

D. 40.023 gram dan 15.425 gram

E. 34.560 gram dan 40.023 gram

Jawaban: A

24. Sesuai dengan teori VSEPR, struktur molekuler atau ion yang mempunyai bentuk tetrahedral datar adalah…

A. NH₄⁺ dan S₂O₃²⁻

B. CCl₄ dan SiF₄

C. SO₄²⁻ dan BF₄⁻

D. ICl₄⁻ dan XeO₄

E. POF₃ dan SF₄

Jawaban: D

25. Inti M dalam sebuah molekul memiliki orbit hibrida dsp³. Apabila jenis orbit ini digunakan untuk menyambung atom X dengan inti tersebut, maka struktur molekulnya seharusnya berbentuk…

A. MX₂

B. MX₃

C. MX₄

D. MX₅

E. MX₆

Jawaban: MX₅

Selembar tembaga diberi lapisan perak (elektrolisis) sampai kedalaman 1,0 µm dengan menggunakan cairan [Ag(CN)₂]⁻. Tembaga berukuran 50 mm x 10 mm x 1 mm tersebut memiliki kepadatan logam perak sebesar 10,5 g/cm³. Data lainnya mencatat bahwa nilai E° Cu²⁺|Cu adalah 0,34 V; sementara itu E° Ag⁺|Ag adalah 0,80 V.

Baca Juga  Mutu Pendidikan di Bursel Meningkat Peringkat 7 di Provinsi Maluku

1. Identifikasi manakah yang bertindak sebagai anoda dan katoda?

Jawaban: Anoda = Cu, katoda = Ag.

2. Berikan respons yang terjadi di katoda selama proses elektrodeposisi!

Jawaban: Ag⁺ (larutan) + e⁻ –> Ag (solid)

3. Tentukan energi minimal yang diperlukan agar reaksi terjadi pada kondisi normal! (dalam satuan volt)

Jawaban:

E° = E° Ag⁺|Ag – E° Cu²⁺|Cu

= 0,80 – 0,34

= 0,46 V

4. Hitunglah lama waktu yang diperlukan untuk mendepositokan perak dari larutan ion [Ag(CN)₂]⁻ pada permukaan tembaga berdasarkan ketebalan seperti yang disarankan sebelumnya menggunakan arus 100 mA! (dalam menit)

Jawaban: 105,19 detik atau 1,75 menit

5. Sediakan data ini untuk merespons pertanyaan nomor

Unsur Y mampu membentuk kompound biner bersama magnesium serta hidrogen, yakni MgY dan H₂Y. Senyawa H₂Y ini bisa diproduksi melalui reaksi antara MgY dengan air. Dalam satu proses reaksi antara MgY dengan air diperoleh hasil berupa 0,297 gram H₂Y, yang kemudian berhasil ditetrapolakan sepenuhnya oleh 36,70 mililiter solusi basa yang memiliki konsentrasi ion hidroksida sebesar 0,125 M, menciptakan molekul air beserta anion Yⁿ⁻ dalam proses tersebut. Tulislah persamaan kimia untuk reaksi tetrapolanannya!

Jawaban: H₂Y + 2OH⁻ → 2H₂O + Y²⁻

6. Magnesium logam bisa didapatkan dengan cara melakukan elektrolisis pada cairan leleh MgCl₂ dan memakai elektroda yang tidak mudah rusak. Apabila tingkat efisiensi aliran listrik dalam proses tersebut mencapai 96%, berapa massanya magnesium yang bakal terbentuk bila disalurkan arus senilai 1000 A untuk jangka waktu 24 jam?

Jawaban: 10.314,28 gram

7. Molekul AX₃ memiliki sifat polar dan mematuhi aturan oktet. Dapat disebutkan bahwa atom pusat A…

Jawaban: Mempunyai satu pasangan elektron bebas.

8. Jika semua pasangan elektron bebas (PEB) pada atom pusat dalam senyawa CIF₃ dikeluarkan, bagaimanakah perubahannya terhadap bentuk geometri molekul tersebut?

Jawapannya: Struktur T berubah menjadi bentuk trigonal planar.

9. Jika suatu molekul memiliki hibridisasi sp³d², bagaimana bentuk geometri dari senyawa tersebut?

Jawaban: Oktahedral

Gunakan data di bawah ini untuk menanggapi pertanyaan nomor 10 hingga 12:

Apabila sebuah hidrokarbon dipanaskan di dalam ruangan dengan oksigen terbatas, maka akan tercipta campuran gas CO dan CO2. Ketika 0,450 gram dari senyawa tersebut dikombinasikan dengan oksigen yang cukup, hasilnya adalah pembentukan 0,467 gram gas CO, 0,733 gram gas CO2, serta 0,450 gram uap air atau H2O.

10. Temukan formula empiris untuk senyawa hidrokarbon itu!

Jawaban: CH2

11. Berapa banyak gas O2 dalam gram yang terpakai dalam reaksi itu?

Jawaban: 1,2 gram

12. Berapa gram gas O2 yang dibutuhkan untuk membuat proses pembakaran terjadi dengan sempurna?

Jawaban: 1,536 gram

13. Sesuai dengan reaksi kesetimbangan yang ada di bawah ini:

N₂(g) + 3H₂(g) ⇄ 2NH₃(g)

ΔH = –92 kJ/mol

Jika suhunya meningkat, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah….

Jawaban: Kiri

14. Telah diketahui adanya suatu larutan HCl dengan konsentrasi 0,01 M. Berapakah nilai pH dari larutan tersebut?

Jawaban: 2.00

15. Apabila reaksi pembakaran yang sempurna dari 1 mol metana (CH₄) mampu menghasilkan 890 kJ energi, berapakah besarnya ΔH untuk membakar metan? (diukur dalam kJ/mol)

Jawaban: –890

Selamat belajar Ya…..

Berita Terkini