23 April 2024
Kab.KKT Maluku

5 Point Permintaan Himapel KKT-Ambon Saat Silaturahmi Bersama Komandan Lantamal IX/Ambon

Keberangkatan 119 Casis asal kepulauan Tanimbar kini di respon serius oleh Himapel KKT Ambon. Dalam diskusi bersama beberapa pengurus maka mereka memutuskan untuk bertemu sekaligus silaturahmi bersama Komandan Lantamal IX Ambon.
“Kami melakukan silaturahmi bersama Komandan Lantamal IX Ambon untuk membicarakan terkait keberangkatan 119 Casis asal Kepulauan Tanimbar berdasarkan data yang di input oleh Amiton Pello sekretaris bidang Humas Himapel beber Niko A Saulahirwan, SH ;Ambon(9/6/20).

“Saya didampingi oleh 1 orang staf ahli Himapel dan 2 orang pengurus ke Kantor Komandan Lantamal IX Ambon. Kedatangan kami di sambut baik oleh Komandan Lantamal IX Ambon yang Di wakili oleh Kolonel Marinir Daniel Kreuta, Asisten Potensi Maritim Komandan Lantamal IX (Aspotmar Danlantamal IX) Ambon”.

“Ada 5 point permintaan yang kami sampaikan kepada beliau saat diskusi berlangsung:
1. Meminta bantuan Komandan Lamtamal IX Ambon untuk dapat menyiapkan kapal TNI Angkatan laut untuk mengangkut 119 Casis asal kepulauan Tanimbar yang sedang berada di Kota Ambon ke kepulauan Tanimbar mengingat mereka sudah kurang lebih 3 bulan di kota Ambon.Tentu banyak persoalan ekonomi yang dialami karena mereka datang dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Apalagi dengan pendemi covid.19 yang membuat orang tua ada yang tidak sempat mengirimkan uang karena situasi Covid 19 ini sangat turut mempengaruhi bahkan ada dari antara mereka yang telah diusir keluar dari kos-kosan.

“Kepulangan para casis pun telah mendapatkan persetujuan dari Bupati kepulauan Tanimbar via telp untuk para Casis. Beliau menyampaikan bahwa silahkan cek kapal kalau ada kapal yang berangkat menuju Kepulauan Tanimbar maka akan fasilitasi uang tiket bagi para Casis Asalkan Mengikuti Protokoler Covid-19”

2. Meminta kesediaan Komandan Lantamal IX Ambon untuk membantu pengadaan “Rumah Sakit Apung” dengan tujuan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal berbasis gugus pulau karena mengingat kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan daerah kepulauan sehingga masyarakat yang berada di daerah yang jauh dari akses pusat kesehatan bisa dapat tersentuh. Ide ini muncul ketika menonton video yang sempat viral di medsos tentang seorang masyarakat Fordata yang sakit parah sehingga terpaksa di bawah dengan tandu ke kota Kecamatan.Dengan adanya “Rumah Sakit Apung” tersebut dapat mengurangi mafia perikanan yang cukup marak di Tanimbar.Mafia perikanan biasanya melakukan kegiatan Pengemboman ikan dan pencurian satwa laut terlindungi.

3. Meminta Komandan Lantamal IX agar dapat menyiapkan kapal atau speed boat sehingga hasil tangkapan rakyat yang berada di kepulauan yang jauh dari pemasaran dapat memasarkan hasil tangkapan perikanan mereka ke wilayah kota kabupaten sehingga dapat menghidupkan sektor.

4. Meminta kesediaan Komandan Lantamal IX untuk pada saatnya merekrut kaula pemuda asal kepulauan Tanimbar untuk terlibat sebagai TNI Angkatan Laut mengingat keterlibatan kaula muda untuk mengabdikan diri kepada negara sebagai TNI Angkatan Laut pun terbilang sangat sedikit. Apabila para pemuda yang nantinya mengabdikan diri sebagai TNI Angkatan Laut pun akan sangat berdampak positif untuk kestabilan pelayanan Angkatan Laut di wilayah kepulauan Tanimbar karena mereka sebagai putra asli sangat memahami kondisi masyarakat adat kepulauan Tanimbar dan akan terhubung sampai saat Inpex blok Marsela melakukan eksplorasi.

5. Membicarakan terkait keterbukaan AMDAL Inpex blok Marsela dari sisi kemaritiman karena hingga saat ini masyarakat kepulauan Tanimbar belum mengetahui tentang AMDAL perusahan migas tersebut. Pada saatnya nanti masyarakat kepulauan Tanimbar akan turut merasakan dampak dari pengolahan migas dari sisi kemaritiman, Jelas Niko.

“Kami merasa sangat tersentuh karena gagasan yang kami sampaikan di sambut baik oleh Komandan Lantamal IX Ambon yang di wakili oleh Kolonel Marinir Daniel Kreuta, Asisten Potensi Maritim Komandan Lantamal IX (Aspotmar Danlantamal IX) Ambon. Aspotmar menyampaikan permohonan maaf Komandan Lantamal IX karena kepentingan dinas sehingga tidak dapat menerima langsung audiensi ini dan juga menyampaikan ucapkan terima kasih atas audiensi yang dilaksanakan.
Diakhir audiensi Aspotmar mengatakan akan meeeruskan 5 point’ permintaan tersebut kepada Komandan Lantamal IX guna diteruskan ke komando atas dan jug akan dikomunikasikan dengan Komandan Lanal Saumlaki. Ungkap Putra terbaik Indonesia Timur asal Papua tersebut di ruang Aspotmar Mako Lantamal IX (red-ruang kerjanya)”

“Kami sangat mendukung setiap program yang di canangkan oleh TNI Angkatan Laut dan kami bersedia apabila saatnya di minta untuk mengikuti bahkan membantu TNI-AL untuk mensosialisasikan kegiatan TNI-AL kepada masyarakat”

“Kami Himapel KKT-Ambon sangat mengapresiasi kinerja Komandan Lanal Saumlaki karena dapat memberikan pelayanan terbaik untuk rakyat Kepulauan Tanimbar dan membangun hubungan serta kolaborasi yang sangat baik dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa kepulauan Tanimbar”

Semoga silaturahmi yang sedang di bangun dapat terus terjalin,Tutupnya.(AT/Paet)

Spread the love
error: Iklan Hub redaksi@ambontoday.com!!!!
X