Ada Skenario Besar Di Balik Bentrok Antara Pimpinan DPRD Promal

 Ambontoday.com, Ambon – Beda pendapat dan saling curiga yang terjdi antara Ketua DPRD Provinsi Maluku Edwin Huwae dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Ricard Rahakbauw lantaran ada yang setujuh dan tidak setujuh untuk pansus Bank Maluku penuh kecurigaan dengan bentrokan tersebut.
Ada kecurigaan yang perlu di infestigasikan oleh seluruh masyarakat Maluku mengingat ini merupakan kinerja lembaga Ligislatif yang merupakan representatip dari masyarakat guna membantu masyarakat untuk mensejahtrakan masyarakat.
Kepada Ambontoday.com sejumlah masyarakat yang kesal terhadap perilaku yang di tontonkan kepublik oleh kedua pemimpin yang ada di Balai Rakyat Karang Panjang Ambon, sehingga perlu dipertanyakan ada skenario apa dibalik pertengkaran tersebut.
Kami duga bahwa ada skenario besar dibalik pertengkaran tersebut untuk menggagalkan pansus Bank Maluku, mengingat bahwa sesuai dengan tata tertip DPRD bahwa untuk pembentukan satu pansus di Lembaga Legislatif keanggotananya tidak boleh diakomodir unsur pemimpin di dalamnya, sehingga dengan adanya kegaduhan yang terjadi di DPRD Provinsi Maluku merupakan skenario untuk menggagalkannya pansus Namk Maluku.
Besar dugaan ini karen stetmen Ketua DPRD Provinsi Maluku bahwa Ia berhak untuk ada dalam keanggotaan pansus apaun yang terjadi, karena sya sebagai pimpinan juga punya hak penuh terhadap pansus tersebut”Kata Edwin.
Pantauan Ambontoday.com di Gedung DPRD Provinsi Maluku paska terjadinya kegaduhan yang sudah berulangkali di lakukan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Ricard Rahakbauw tidak pernah ada tanggapan balik dari Ketua DPRD Provinsi Maluku Edwin Huwae. sehingga sangat perlu ada komitmen yang tegas dari seluruh Fraksi-fraksi dan seluruh anggota DPRD Provinsi Maluku sebagai representatip dari masyarakat untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat di DPRD dan jangan ada tendensi lain untuk kepentingan elit-elit bpolitik yang menghancurkan masyarakat dengan keinginan menuju kesejahtraan. (AT.007)

Jadilah Orang Pertama share:
author