Anggaran Dicairkan 100 Persen, Jalan Trans Yaru Apa Kabar

Saumlaki, ambontoday.com – Pasca ondespot Kapolres Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Adolof Bormasa sewaktu masih menjabat sebagai Kapolres KKT bersama Bupati KKT Petrus Fatlolon pada bulan Juni 2020 hingga kini tidak ada aroma pengusutannya.

Staf Ahli Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku Kabupaten Kepulauan Tanimbar – Ambon (Himapel KKT – Ambon) Lamberth Tatang kepada ambontoday.com katakan, sistim penenganan kasus mangkrak jalan trans Yaru hingga kini belum juga berjalan.

“Ada apa dengan trans Yaru, sampai saat ini kok belum juga ada perkembangan penyelidikan dari pihak kepolisian, mengingat ondespot langsung dilakukan oleh Kapolres dan Bupati” kata Tatang.

Ditambahkan, anggaran sebesar empat milyar lebih yang telah dicairkan 100 persen namun, proyek tersebut fisiknya kira – kira baru satu persen, dirinya meminta profesionalis dari penyidik kepolisian untuk secepatnya melakukan penyelidikan terkait kasus ini, agar ada titik terang dan tidak menjadi kegelisahan bagi masyarakat Kecamatan Yaru.

“Saya kira pihak penyidik kepolisian resor Polres KKT mampu mengusut tuntas kasus proyek mangkrak ini, saya yakin juga bahwa siappun yang ada dibelakang mangkraknya proyek trans Yaru, dapat disentuh oleh kepolisian, siapapun dia, sekalipun itu Bupati atau pejabat siapapun” ujar Tatang

Lanjutnya, proyek trans Yaru sangat diperlukan oleh masyarakat Kecamatan Yaru, mengingat akses jalan penunjang ekonomi, pendidikan dan kesehatan sangat terganggu dan tidak sama sekali menunjang, sehingga sangat dibutuhkan profesional kepolisian dalam mengungkap siapa – siapa dalang dari makraknya proyek tersebut, karena masyarakat sangat membutuhkan kejelasan dan penyelesaian trans Yaru.

“Saya kira proyek apapun itu berjuk pada penunjang kesehjatraan rakyat, jika itu diabaikan atau salah dalam pembuatannya sangat fatal dan akan menyusahkan rakyat, sehingga perlu ada kerjasama yang baik dari semua pihak, sehingga rakyat tidak lagi dirugikan terus” urainya.

“Saya juga sangat mengharapkan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Kapolres yang baru Romi Agustiansyah bersama semua jajaran dapat menuntaskan kasus proyek mangkrak ini, harapan yang sama juga kepada Bupati Petrus Fatlolon agar seriu dalam menindak bawahannya yang salah mempergunakan tanggungjawab yang diberikan” harap putra Tanimbar asal desa Urtatan ini. (AT/meky)

author