APBDP Atau Aspirasi Membingungkan Masyarakat

Ambontoday.com, Ambon – Pekerjaan Jalan Setapak yang dikerjakan oleh Dinas Tata Kota Ambon dilokasi Kuda Mati yang dikerjakan oleh CV. Atman Jaya dengan Direktur Elen Lawalata menimbulkan pertanyaan serta membingungkan masyarakat.
Pekerjaan tersebut awalnya diberitahukan oleh Anggota DPRD Kota Ambon Dapil Kecamatan Nusaniwe Ari Sahertian yang mana yang bersangkutan bersama pihak Pegawai Dinas Tata Kota Ambontelah melakukan pengukuran lokasi untuk dilakukan pekerjaan.
Tony Elwarin Warga RT 06/ RW 02 Kelurahan Kudamati kepada media ini mengatakan bahwa “Kami masyarakat yang ad di RT 06 ini, bingung ya dengan kehadiran proyek ini, menurut yang kami ketahui pekerjaan tersebut dibiayai oleh Dana Aspirasi DPRD Kota Ambon, kok pekerjaannya di ahlikan ke lokasi lain” Tanya Elwarin Kamis (29/12) dilokasi pekerjaan.
Dikatakan juga bahwa jika pekerjaan tersebut dibiayai oleh APBDP Kota Ambon, papan proyeknya sahaja tidak dipampang, dan anehnya lagi pekerjaan ini dilakukan pengalihan lokasi oleh Dinas Tata Kota tanpa ada konsulttasi dengan pihak RT.
Diruang kerjanya Panitia Pengambil Komitmen (PPK) Rudy Tory mengatakan bahwa pekerjaan tersebut diahlikan karena warga setempat mengatakan bahwa lokasi tersebut harus dibuat agar mobil bisah masuk, sehingga harus dilakukan pengalihan.
“Kami lakukan pengalihan dikarenakan warga bukan kemauan kami sendiri dan sudah di ketahui oleh pihak DPRD yakni Pak Ari Sahertian, dan juga Pak Marthen Sapulette, mengingat paket ini merupakan paket DPRD yang entah itu aspirasi milik Pak Sapulette atau Pak Sahertian, namun pekerjaan tersebut merupakan koordinir dari Pak Sapulette” jelas Tory.
Membingungkan lagi ketika Kontraktor Elen Lawalata dimintai keterangan mengatakan bahwa “Pekerjaan tersebut merupakan usulan yang dilakukannya terhadap DPRD melalui Marthen Sapulette, sehingga Pak Ari Sahertian mengkleim maka saya tidak membenarkannya, karena yang saya berurusan dengan Pak Sapulette.” Tegasnya.
Melihat pekerjaan tersebut dilokasi pekerjaan sangat-sangat mengecewakan dan tidak menjajikan kualitas pekerjaannya, mengingat bari beberapa minggu pekerjaan tersebut sudah ambruk. (AT.007)

Jadilah Orang Pertama share:
author