Awasi Orang Asing, Tim PORA Tingkat Kota Dan Kecamatan Dikukuhkan

Ambon, Ambontoday.com– Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) tingkat kota Ambon dan Tim PORA se-kecamatan kota Ambon di bentuk dengan tujuan untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing yang masuk ke wilayah kota Ambon. Pengukuhan tersebut berlangsung di Hotel Marina, Kamis (28/2/2019).

Dalam Sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku, Andi Nurka mengatakan, ada dua faktor yang harus diperhatikan dengan baik oleh Tim Pora yakni pengawasan orang asing dari sisi gangguan keamanan, dan dari sisi manfaat yang akan diberikan oleh orang asing bagi wilayah yang dikunjungi terutama kota Ambon.

“Ada yang masih awam tapi yang jelas ada dua faktor yang perlu diperhatikan pertama adalah pengawasan orang asing dari sisi gangguan keamanan NKRI, kedua dari sisi manfaat yang akan di bawa orang asing itu kepada negara kita khususnya di kota Ambon,” ujarnya.

Lanjutnya, orang asing yang masuk harus diperhatikan dengan baik sehingga untuk dampak negatif dapat diminimaliasir. Begitupun perhatian yang sama diberikan pada dampak positif yang akan didapatkan melalui kedatangan orang asing sehingga dapat berinvestasi di kota Ambon.

“Jangan hanya lihat dari sisi negatifnya saja lihat juga sisi keuntungan yang akan dibawa orang asing itu ke daerah kita. katakanlah investor, saya ingin betul diawasi dalam artian memberikan pelayanan terbaik terhadap orang asing tersebut supaya investor bisa nyaman memasuki daerah kita ini,” tuturnya.

Ia berharap, dengan dibentuknya Tim PORA akan ada kesinambungan antara TIM PORA dengan instansi terkait tentang pengawasan terhadap orang asing yang tinggal di setiap kecamatan yang ada di kota Ambon.

“Jadi saling sharing antara pihak kecamatan dimana orang asing tersebut berada informasi cepat sampai kepada pihak keimigrasian karena yang eksekutornya pihak imigrasi, saling berkoordinasi, saling bertukar informasi sehingga pelaksanaan tugas pokok kita dan keamanan di kecamatan bisa diselesaikan dengan baik tanpa mengurangi rasa hormat kepada orang asing yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pihak keimigrasian terkait pengukuhan Tim PORA yang dilakukan. “saya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran keimigrasian yang pagi ini mengukuhkan Tim PORA kota Ambon dan Kecamatan di kota Ambon,” ungkapnya.

Louhenapessy menambahkan, Tim PORA harus ada diseluruh kecamatan untuk menjadi ujung tombak terdepan untuk mengawasi orang asing yang masuk. Mengingat kedatangan orang asing bukan hanya memberikan dampak positif saja tapi juga dampak negatif baik bagi sekitar hingga negara.

“Tim PORA ini di harus ada bukan hanya di kota tapi harus di seluruh kecamatan sebagai ujung tombak terdepan selain itu saya minta kepada camat-camat supaya sosialisasi, koordinasi dengan kepala-kepala desa, lurah, raja kalau ada muka asing yang masuk itu segera koordinasi jangan sampai kita terjebak dalam kelalaian kita,” tambahnya.

Ia meminta camat, lurah, raja, kepala desa hingga masyarakat tidak boleh tertipu dengan kedatangan orang asing tetapi harus diawasi dengan benar karena bahaya negatif yang dibawa serta sangat berbahaya yakni diantaranya Whitecolor crime, siber crime, penyalahgunaan ijin hingga gerakan teroris.

Namun, terlepas dari dampak negatif, ada banyak dampak positif yang dibawa serta juga oleh orang asing sehingga pengawasan sangat diperlukan untuk mencegah hal negatif yang ditimbulkan. (AT-011).

Jadilah Orang Pertama share:
author