DPPKB Ambon Gelar Rapat Advokasi Program Bangga Kencana Penurunan Stunting
"Hingga hari ini permasalahan global dalam rangka pembangunan kualitas sumber hidup, kualitas sumber daya manusia," katanya. Menurutnya, permasalahan ini mempunyai dampak yang sangat merugikan, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi produktivitas dalam jangka pendek maupun jangka panjang. "Jangka pendek stunting ini berkaitan dengan perkembangan sel otak yang akhirnya akan menyebabkan tingkat kecerdasan menjadi tidak optimal, dan memberi efek jangka panjang, misalnya, kemampuan kognitif anak akan lebih rendah dan akhirnya menurunkan produktivitas serta kontribusi dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara," paparnya.
Lanjutnya, maka dalam upaya penurunan penanganan yang serius dan tepat, Saya berharap kegiatan rapat advokasi program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana bangga Kencana penurunan stunting di Kota Ambon. "Semoga kegiatan saat ini dapat menyatukan, memberi pemahaman dan komitmen untuk merumuskan langkah yang strategis, tepat untuk membangun kerjasama bilateral guna percepatan penurunan stunting di Kota Ambon," terangnya. Sementara itu, Bunda Generasi Berencana (Genre) juga Pj Ketua TP-PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena menambahkan, salah satu fokus saat ini dari TP-PKK mulai dari pusat sampai ke daerah adalah upaya pencegahan stunting.
"Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dengan sehat, mengingat stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup membahayakan, memahami faktor penyebab stunting sangat penting untuk dilakukan advokasi serta melakukan langkah-langkah presentif untuk menghindarinya. Ditandaskan, tanpa disadari penyebab stunting pada dasarnya sudah bisa terjadi sejak anak berada dalam kandungan. Sebab, sejak di dalam kandungan anak bisa mengalami masalah kurang gizi.
"Penyebabnya adalah karena sang Ibu tidak memiliki akses terhadap makanan-makanan sehat dan bergizi, disamping itu ada juga masalah pola asu yang kurang efektif, pola makan, dan tidak melakukan perawatan pasca melahirkan serta faktor sanitasi," akuinya. (AT-009)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin TumbangΒ
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
15 Tanggal Kelahiran Pemegang Keberuntungan Terbesar 2025: Ramalan Eyang Semar Bocorkan Rezeki Melimpah dan Kehidupan Makmur
Berkontribusi Kurangi Emisi Karbon, Jasa Raharja Tanam 1.000 Pohon di Lampung
384 Guru di Ambon Belum Vaksin
Ketua PKB BurseL Minta Kadernya di DPRD Kawal Anggaran BTT 3,5.M Tepat SasaranΒ
Ini Cara Kemendagri Permudah Pembayaran Pajak dan Registrasi Kendaraan Bermotor