Gubernur Lepas Kafilah Maluku Ke Ajang MTQ Nasional di Sumatera Barat
Pelapasan kafilah yang mengikuti MTQ Nasional ke XXVIII di Sumbar oleh Gubernur Maluku Murad Ismail ditandai dengan Upacara Pelepasan Kafilah MTQ, yang berlangsung di Kediaman Gubernur Maluku. Di hadapan peserta yang akan mengikuti MTQ Nasional XXVII, Gubernur mengatakan, kontingen yang akan diberangkatkan merupakan duta-duta terbaik Maluku yang telah ditetapkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku. "Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan selamat dan semoga sukses kepada seluruh peserta terbaik yang menjadi bagian dari Kafilah dalam ajang MTQ Nasional Sumatera Barat. Adik-adik yang mewakili Maluku adalah duta terbaik.
Saya yakin, dengan pemusatan latihan yang diperoleh selama ini, kita bisa menampilkan yang terbaik," kata Gubernur optimis. Orang nomor satu di Maluku ini berharap, Kafilah Maluku agar selalu menjaga sportifitas selama bertanding serta menjaga persatuan dan kesatuan diantara para kafilah lainnya. "Tetap sportif dalam berlomba dan jaga selalu persatuan dan kesatuan diantara para kafilah dari provinsi lain," kata gubernur mengingatkan.
Kafilah juga diminta untuk mengikuti arahan pelatih dan pembina termasuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. "Selalu mengikuti dan memperhatikan petunjuk, bimbingan dan arahan dari pelatih dan pembina. Yang paling utama adalah tetap menjaga kesehatan, makan yang teratur dan menerapkan protokol kesehatan, karena saat ini kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19.
Dan yang terpenting adalah jangan pernah lupa berdoa kepada Allah SWT, Insha Allah kita akan meraih hasil terbaik," imbau Gubernur. Mantan Dankor Brimob Polri ini juga berharap dengan adanya pelaksanaan MTQ akan semakin membumikan cinta Al-qurโan, terutama di tengah-tengah masyarakat. Dikatakan, Alquran diturunkan ke dunia sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat Islam, dengan muatan pesan-pesan Ilahi dan mengajarkan hal-hal pokok seperti tauhid, syariah, ibadah, muamalah, akhlak, moral, ilmu pengetahuan serta kisah-kisah sejarah masa lalu.
"Alquran diturunkan bukan sekedar untuk dibaca, melainkan bagaiamana kita mampu untuk memahami, mempelajari dan mengamalkan isi kandungan Alquran dalam sikap dan perbuatan kita sehari-hari," ucapnys. Untuk itu, tak lupa, Gubernur juga menyampaikan ungkapan terima kasih Kepada para pelatih dan pembina maupun instansi terkait yang telah memberikan perhatian penuh untuk pengembangan dan pemahaman nilai-nilai Alquran bagi generasi Maluku. "Saya pun menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada LPTQ, dinas/instansi terkait, para pembina dan pelatih yang telah membantu dalam pengembangan dan membentuk generasi Maluku," tandas Gubernur (AT/lamta/humas)
๐ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
๐ฌ 0 Komentar
๐ญ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
HUT RI 81 Tahun di Tanimbar Gegerkan Peserta Upacara Akibat Beringin Tumbangย
2 months ago
Tauda : Maluku Dapat Investasi 544 Miliar untuk Hilirisasi Peternakan
3 months ago
LPKA Ambon Lantik Pejabat Manajerial, Perkuat Tata Kelola dan Kualitas Layanan
3 months ago
LPKA Ambon Perkuat Komitmen sebagai Lembaga Ramah Anak Melalui Pengukuran Standar LPKRA
3 months agoRekomendasi Untuk Anda
Lintas analisa dan Kajian Ilmiah,Aksi Solidaritas Keprihatinan Terhadap Tanimbar Zona Merah
Ini Neraca Produksi Pertanian Maluku dan Komoditas Penyumbang Inflasi
Ikut Fit anda Proper Tes di PKS, Ada 3 Wakil Suda Melamar