Hardiknas Menjadi Ajang Evaluasi Pendidikan Di KKT Yang Mengalami Ketimpangan
Kepada crew ambontoday, Oliver Srue Ketua STKIP Saumlaki menyampaikan "KKT terkini;masih banyak kekurangan guru disekolah, telah terjadi penumpukan guru terpusat di kota, sehingga mengakibatkan pemerataan pendidikan di desa yang berada di daerah terpelosok belum tersentuh secara merata, dampak dari kesenjangan guru di desa-desa menyebabkan satu guru yg harus mengajar beberapa mata pelajaran yang belum tentu sesuai dengan bidang ilmunya, persoalan yang sederhana tetapi sangat berdampak pada peningkatan kognitif siswa, apa mau dikata? Penyelamatan pendidikan merupakan komitmen para guru, sehingga lewat momentum Hardiknas hari ini pemda KKT dapat mengevaluasi berbagai persoalan dan tantangan pendidikan yang begitu berkembang pesat" Lanjutnya, Pemda mestinya mengupayakan pemerataan guru disemua sekolah yang ada di KKT, peningkatan kemampuan dan kompetensi guru harus di prioritaskan oleh Dinas Pendidikan. Upaya telah di lakukan oleh YPT-RLS dengan salah satu sekolah Tingginya; STKIPS dalam hubungan kerjasama Ricky Jauwerisa (Anggota DPRD KKT) alhasil Jeuwerisa menyumbangkan sebagian dari gajinya dan tunjangannya sebagai anggota DPRD untuk keterlaksanaan kegiatan pengembangan pendidikan di KKT. Kami melakukan pendidikan non formal Ruang Juara namanya.
Kegiatan perdana telah dimulai 21 Maret 2020 silam sebelum pandemi Corona mewabah, kegiatan "Ruang Juara" terpusat di daerah tanimbar selatan; Latdalam, Lermatang, Olilit, Matakus, Wertambrian, Tumbur, Sangliat Dol dengan melibatkan para pengajar dari STKIPS (Dosen dan Mahasiswa), materi pengajaran terkonsentrasi pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris danΒ Matematika, hal ini menunjukan bahwa sikap kita untuk membantu pemda dalam hal ini dinas pendidikan dalam rangka mencerdaskan anak-anak di KKT". "Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para guru dan pemerintah desa lokasi Ruang Juara, karena kegiatan sementara dihentikan mengingat kondisi Covid-19, namun kami tetap akan melanjutkan kegiatannya setelah keadaan sudah normal dan kondusif, tandas Srue. (AT/Paet)
π Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.
π¬ 0 Komentar
π Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Kabut Asap Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi, Syaiful Chaniago Desak Kapolda Maluku Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Hutan
2 days ago
Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia
2 months ago
Dugaan Galian C Ilegal Mengarah ke Proyek RSUD Salim Alkatiri, LP-KPK Desak Polda-Kejati Usut Rantai Material
2 months ago
Antisipasi El Nino dan Kemarau Panjang Distan Maluku Fokus Proyek Irpom
2 months agoRekomendasi Untuk Anda
Zodiak Aries dan Taurus 2 Mei 2025: Rahasia Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan Anda
Jasa Raharja dan Jasa Marga Bersinergi Gencarkan Sosialisasi Safety Riding
September 2022, NTP Maluku Alami Penurunan Sebesar 0,99 Persen