AmbonToday
Menu Utama
3067950727

HUT ke-81 Provinsi Maluku, Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Negeri

M

Oleh: Mozes

Saturday, 10 October 2026 | 00:51 WIT

Bagikan:
HUT ke-81 Provinsi Maluku, Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Negeri

Ambontoday. com, Ambon.-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, membangun kolaborasi, serta bersama-sama mendorong kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Maluku. Ajakan tersebut disampaikan Lewerissa saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka, Ambon, Rabu (19/8/2026).

Gubernur mengatakan, peringatan HUT Provinsi Maluku tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan daerah sekaligus meneguhkan komitmen membangun masa depan Maluku.

β€œKetika kita memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku, kita tidak boleh berhenti pada seremoni semata.

Hari ulang tahun harus menjadi momentum bagi kita untuk melihat ke belakang dengan rasa hormat, melihat hari ini dengan penuh tanggung jawab, dan menatap masa depan dengan keberanian,” kata Lewerissa.

Menurutnya, tema HUT ke-81 Provinsi Maluku, β€œMaluku Bersatu, Maju, Membangun Negeri”, mengandung pesan yang harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Lewerissa menilai persatuan merupakan kekuatan utama Maluku yang memiliki keberagaman pulau, budaya, adat istiadat, dan tradisi. Karena itu, perbedaan harus dikelola menjadi kekuatan untuk membangun daerah.

β€œPerbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan.

Semangat Pela Gandong, ikatan Siwalima, dan hidup orang basudara harus terus kita hidupkan, bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi sebagai modal sosial yang sangat penting dalam membangun masa depan Maluku,” ujarnya.

Selain persatuan, Gubernur menekankan pentingnya mendorong Maluku menjadi provinsi kepulauan yang maju, produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam dan potensi wilayah Maluku harus dikelola secara optimal melalui transformasi ekonomi, pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, industri pengolahan, UMKM, serta ekonomi kreatif.

β€œMaluku harus menjadi provinsi kepulauan yang maju, produktif, berdaya saing, dan sejahtera. Kita harus menciptakan lapangan kerja dan memperbesar nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam konteks pembangunan, Lewerissa menyebut sejumlah agenda strategis yang perlu terus dikawal bersama, antara lain pengembangan Blok Masela, penyelesaian pembangunan Bendungan Way Apu, Maluku Integrated Port, perjuangan RUU Daerah Kepulauan, hilirisasi sumber daya alam, serta berbagai agenda strategis lainnya.

β€œKekayaan alam Maluku tidak boleh hanya menjadi angka dalam statistik. Kekayaan Maluku harus mampu diolah dan dikembangkan menjadi sumber kesejahteraan bagi rakyat Maluku,” kata Gubernur.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur.

Pembangunan manusia harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah.

β€œPembangunan yang paling penting adalah membangun manusia. Karena itu, pendidikan, kesehatan, peningkatan keterampilan, penguatan karakter, inovasi, dan peningkatan kualitas generasi muda harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan, generasi muda Maluku harus dipersiapkan untuk mengambil peran dalam menentukan masa depan daerah.

β€œKita ingin anak-anak Maluku bukan hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus menjadi pelaku, penggerak, dan pemenang masa depan,” tegas Lewerissa. (Diskominfo Maluku/AT) 

πŸ‘‹ Anda harus masuk (login) terlebih dahulu untuk ikut berdiskusi.

πŸ’¬ 0 Komentar

πŸ“­ Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah yang pertama berkomentar!